100 Santri Ikuti Penyuluhan PHBS

283 views
Sekitar 100 santri Pondok Pesantren Raudhoh Al Aitam, tingkat Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah, ikuti penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Sekolah. Foto: GS Rorotan
- Advertisement -

ROROTAN (KBK) – Sekitar 100 santri Pondok Pesantren Raudhoh Al Aitam, tingkat Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah, ikuti penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di Sekolah.

Kegiatan ini diadakan di Pondok Pesantren Raudhoh Al Aitam, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada hari Kamis (3/3/2016).

Sari Bunga, Am.Keb, selaku Ketua Program Sekolah Sehat, Anak Indonesia Sehat dan Siaga Bencana mengatakan, program ini merupakan Program Kesehatan Masyarakat berbasis Kawasan Gerai Sehat Rorotan Dompet Dhuafa (DD) dan PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP).

“Pondok Pesantren Raudhoh Al Aitam adalah salah satu dari tiga pondok pesantren yang pertama kali memulai program kesehatan dengan tema PHBS” ungkap Bunga.

Diungkapkan Sari Bunga, selama ini masyarakat pondok pesantren memerlukan program kesehatan sebagai upaya peningkatan status kesehatan santri.

Dengan demikian, Gerai Sehat Rorotan membangun komitmen bersama dengan pihak Pondok Pesantren, Kementerian Agama Jakarta Utara, Kecamatan Cilincing dan Puskesmas Sukapura Kecamatan Cilincing untuk dapat menjalankan program kesehatan di lingkungan pondok pesantren secara bersama-sama.

Pada, kegiatan program pertama ini, tim program didukung oleh Relawan Pendamping Sekolah Sehat yang telah tercatat sebanyak 30 Relawan Pendamping Sekolah Sehat.

Mayang adalah satu Relawan yang turut serta dalam program kali ini sangat tertantang untuk berbagi wawasan dan ilmu tentang PHBS kepada para santri, “ Unik-unik sekali adik-adik santri selama kami menyuluh tentang pentingnya mencuci tangan (PHBS)”.

Antusiasme para santri turut diikuti oleh guru-guru dan pengasuh pondok pesantren, Ust Ulil menyambut dengan sangat terbuka bagi Gerai Sehat Rorotan Dompet Dhuafa untuk dapat memberikan pendampingan program kesehatan di Pondok Pesantren, “Tak hanya santri, para asatidz juga perlu diberikan informasi dan wawasan tentang kesehatan” terangnya.

- Advertisement -