Ikan Sarden dalam Kereta Listrik

798 views
- Advertisement -

Kereta Rel Listerik (KRL) di dalam wilayah Jabodetabek sudah diperbaiki. Stasiun-stasiunnya sudah berwajah baru. Tampaknya bersih dan rapi. Ada kamar kecil yang airnya lancar dan dijaga kebersihannya oleh petugas yang siap setiap saat. Tapi bau tak sedapnya masih semerbak menyergap hidung. Musholanya juga bersih.

Tidak ada lagi penumpang berjubelan di atas atap gerbong. Mereka dulu tidak membayar karcis. Dengan cara baru masuk keluar stasiun menggunakan kartu dan pintu elektronik, tidak ada seorang pun yang naik KRL yang tidak membayar. Ini adalah jenis perbaikan yang paling menonjol karena langsung menambah pemasukan keuangan.

Begitu sistem karcis elektronik digunakan, kartu karcis dibawa pulang untuk kenang-kenangan penumpang. Perusahaan pun rugi. Dengan pintu elektronik dipakai, karcis elektronik dihargai Rp 10 ribu sebagai jaminan. Untuk penumpang harian, kartu yang berjaminan tersebut boleh diuangkan kembali di stasiun tujuan. Ongkos resminya dihitung per stasiun sehingga jarak yang jauh terasa murah di kantong.

Perbaikan berikutnya adalah jalur-jalur rel di kiri kanannya diberi pagar besi. Tampak rapi dan tidak ada orang menyeberang potong jalur rel seenaknya. Tapi ada kekurangannya, ketika tiba-tiba rangkaian kereta terhenti mogok, penumpang kesulitan. Mereka sulit untuk mencari pilihan kendaraan umum yang lain. Kenapa?

Jarak panjang dari stasiun ke stasiun banyak tidak ada pintu-pintu di kiri atau kanan rel. Jika kereta mogok, mereka perlu cepat berganti kendaraan umum. Terpaksa mereka berjalan kaki ke stasiun terdekat. Melompat pagar besi akan kesulitan karena pagar besinya tinggi dan runcing. Tidak mungkin pula penumpang perempuan melompati pagar. Pintu dibuat terbuka tapi berbilang jari tangan.

Belum semua jalur KRL terlayani dengan baik. Dapat disaksikan begitu berjubelnya penumpang ke tujuan-tujuan tertentu. Pada jam-jam sibuk pagi dan sore, semua kereta penuh orang. Pada jam-jam yang lain banyak kereta yang kosong penumpang, yaitu pada jam sekitar tengah hari.

- Advertisement -