Sabtu , 25 November 2017
Home > Berkat > Pengadilan Israel Vonis Ilmuwan Palestina 7 Bulan Penjara
foto : Ilustrasi

Pengadilan Israel Vonis Ilmuwan Palestina 7 Bulan Penjara

TEL AVIV – Pengadilan Israel menghukum seorang profesor astrofisika Palestina dengan kurungan tujuh bulan penjara atas tuduhan “menghasut” kekerasan melalui postingan anti-Israel di media social.

Pengadilan militer Ofer mengumumkan vonis terhadap Imad Barghouthi, seorang profesor terkenal di Al-Quds University di Abu Dis Tepi Barat yang diduduki, pada hari Ahad kemarin (9/10/2016), beberapa bulan setelah ia pertama kali ditangkap.

Seperti dilaporkan Al Ma’an dalam Anadolu,Senin (10/10) Astrofisikawan berusia 54 tahun itu ditangkap 24 April di sebuah pos pemeriksaan di Tepi Barat dekat desa Nabi Saleh, sebelah barat kota Ramallah, pada saat ia sedang melakukan perjalanan ke kampung halamannya Beit Rima.

Namun penahanannya memicu kecaman dari ratusan ilmuwan dan akademisi di seluruh dunia dengan menyebut Israel secara sewenang-wenang menahan Barghouthi. Tel Aviv, di bawah tekanan, akhirnya memerintahkan diakhirinya penahanan administratif terhadap Barghouthi pada tanggal 26 Mei dan rilis terakhirnya tiga hari kemudian.

Barghouthi dipindahkan ke pengadilan militer, di mana jaksa militer menuduh dia melakukan “hasutan” di jejaring sosial.

Profesor teori fisika ruang plasma itu juga diwajibkan membayar denda sebesar 2.000 shekel ($ 525).

Barghouthi juga pernah ditahan pada tahun 2014 dan ditempatkan di bawah penahanan administratif untuk beberapa waktu atas tuduhan yang tidak diketahui.