Anak Yatim dan Ibunya Ini Nyaris Diusir dari Kontrakan karena Menunggak

693 views
NUNGGAK - Seorang ibu dengan anak yatim, nyaris diusir dari kontrakan karena 2,5 bulan menunggak membayar sewa. Tim LKC membantu melunasinya. Dari kiri ke kanan: Mama Mergi alias Bu Ari (Pengurus Kontrakan), Ika Rinawati, dan Satria Ridho Amli berpose di depan ambulan sesaat setelah tim LKC melunasi tunggakan sewa kontrakannya. Foto: LKC
- Advertisement -

BEKASI – Seorang perempuan paruh baya ditemani anaknya tengah duduk termenung di jalan Chairil Anwar, Kalimalang Bekasi, Senin petang (10/10/2016). Seorang dokter dari Gerai Sehat LKC Dompet Dhuafa Bekasi, dr. Ginawati berinisiatif menemuinya.

Kepada dr. Gina, perempuan yang bernama Ika Rinawati (50 tahun) itu, mengaku akan diusir dari kontrakannya bila besok pagi tak membayar tunggakan selama 2,5 bulan.

“Saya minta tolong. Besok saya diusir kalau nggak bayar kontrakan,” ungkap Ika yang sudah menjanda ini.

Kepada dr. Gina ia meminta pekerjaan, apa saja yang penting halal. Ia ingin melunasi utangnya. Selama ini ia hanya sebagai seorang pemulung, dan penghasilannya hanya cukup untuk makan ia dan anaknya Satria Ridho Amli (12 tahun).

Sejak suaminya menghadap sang Khalik beberapa tahun lalu, hidup terasa berat bagi Ika dalam membesarkan anaknya. Ika aslinya dari Gunung Bunder, Bogor. Terkadang ketika ia memulung, anak laki-laki semata wayangnya ikut membantu. Itu dilakukannya sepulang sekolah. Kini Satria sudah duduk di kelas 6 SD.

Seperti dikisahkan Salim dari LKC Dompet Dhuafa kepada KBK, setelah mendengar keluhan dari Ika, akhirnya tim LKC Jawa Barat mengantar Ika dan Satria ke daerah kediamannya di Kampung Babakan, Rawalumbu Bekasi.

Di saat itu pula tim LKC membantu membayar tagihan sewa kontrakan sebesar Rp600.000 kepada Mama Mergi selaku orang yang dipercayakan saudaranya untuk mengurus kontrakan.

Selamatlah Ika untuk sesaat dari upaya pengusiran pemilik kontrakan. Namun ke depannya, kalau ia tak mampu membayar lagi, mungkin ia benar-benar angkat kaki dari rumah kontrakan itu dan hidup menggelandang dengan seorang anak yatim yang dipeliharanya. #MariMembantu

- Advertisement -