Wakaf Islam (4)

223 views
- Advertisement -

Akumulasi pertumbuhan Wakaf

Tabiat wakaf Islam memposisikan wakaf sebagai kekayaan investatif yang terus bertumbuh- kembang. Wakaf  adalah kekayaan produktif yang diinvestasikan secara permanen; tidak boleh dijual maupun dikonsumsi dan tidak boleh diabaikan. Wakaf wajib dipelihara dan ditingkatkan kemampuannya dalam memproduksi barang dan jasa. Wakaf juga merupakan investasi akumulatif yang salah satu cirinya selalu bertumbuh-kembang hari demi hari.

Harta wakaf telah berkembang seiring dengan perkembangan penduduk dan kemajuan peradaban manusia. Saat ini banyak harta wakaf bernilai ekonomi sangat tinggi karena lokasinya yang semula terisolir kemudian berubah menjadi pusat kota modern. Hal ini kemudian melahirkan gagasan untuk merekonstruksi sejumlah harta wakaf langsung, seperti masjid dan rumah yang dirobohkan dan dibangun kembali menjadi bangunan multi fungsi bernilai ekonomi tinggi. Satu bagian difungsikan sesuai peruntukannya semula dan sebagian lain dijadikan sarana komersial yang menghasilkan surplus besar. Hasil surplus ini akan menambah jumlah penerima manfaat secara lebih luas dan lebih bernilai. Hal ini banyak terjadi di Mekah, Madinah, Kairo, Damaskus, Rabath, Istambul, Singapore, dll.

*) Disarikan dari buku Wakaf Islam, Badan Wakaf Indonesia 2015

- Advertisement -