Selasa , 25 Juli 2017
Home > Berita Khas > 2017: Hindari Terperosok di Lubang Sama

2017: Hindari Terperosok di Lubang Sama

PARA pemangku persoalan di negeri ini, perlu merenung dan mawas diri terhadap penyimpangan atau kekeliruan yang pernah  diperbuat selama 2016 dan menjadikan 2017 sebagai “PR” untuk memperbaiki dan meluruskannya kembali.

Di sektor ekonomi, pembangunan sarana dan prasarana seperti ruas-ruas jalan tol baru, jaringan KA di Kalimantan dan  Sulawesi , begitu juga toll laut diharapkan akan meningkatkan geliat dan menekan ketimpangan perekonomian antar wilayah di Indonesia.

Di tingkat makro, prakiraan pertumbuhan ekonomi 5, 1 persen cukup membangkitkan  optimisme, sedangkan nilai tukar rupiah  terhadap dolar AS di tingkat Rp13.300 relatif stabil                                            Asumsi harga minyak bumi, 45 dolar AS barrel cukup moderat , sedangkan lifting minyak  dan gas  juga meningkat dengan dilakukannya pengembangan 28 lapangan migas sejak awal 2016.                                     Produksi minyak meningkat dari 778.000 barrel per hari pada 2015 menjadi 830.000 barrel pada 2016, seangkan poduksi gas melebihi target mernjadi 6.674 juta kaki kubik.

Namun di tingkat mikro, jurang kesenjangan antara si kaya dan si miskin  terus menganga,  ditambah meningkatnya angka pengangguran, terutama di kalangan terdidik atau sarjana  yang  jika tidak segera diatasi, sewaktu-waktu bisa menjadi bom waktu.

Di bidang penegakan hukum, tunggakan kasus besar seperti Bank Century dan BLBI, kemudianmisteri  kematian pejuang HAM, Munir juga dituntut penuntasannya.   Peradilan dugaan penistaan agama terhadap Gubernur (non-aktif) Jakarta, Ahok yang sedang berproses, hasilnya akan mempertaruhkan citra hukum di Indonesia.