Rabu , 26 Juli 2017
Home > Telisik > Banyak Mandor , Ganggu Kerjaan
cukup satu mandor

Banyak Mandor , Ganggu Kerjaan

VIELE koeche verderben den Brei”, arti harfiah pepatah lawas Jerman ini kurang lebih, “banyak koki malah merusak rasa rasa”

Ungkapan itu agaknya pas untuk menggambarkan polemik, beda pendapat atau pernyataan antarkalangan pejabat di depan publik, bahkan antara presiden dengan wakilnya atau pejabat lainnya mengenai suatu persoalan atau keputusan yang diambil pemerintah

Contoh terakhir ialah mengenai pembatalan sementara kerjasama militer antara TNI AD dengan Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force – ADF) akibat keluhan perwira TNI AD menyangkut bagian kurikulum program latihan yang dinilai menistakan Pancasila dan merendahkan martabat TNI AD.

Menhan Ryamizard Ryacudu langsung merespons insiden tersebut dengan meminta agar Indonesia tidak mengambil keputusan secara gegabah, mengingat hubungan RI dan Australia sejauh ini baik-baik saja.

Walaupun insiden tersebut terjadi akibat ulah oknum tentara Australia, di luar kebijakan pemerintah, Menteri Pertahanan dan Panglima AB negara kanguru itu juga langsung menyampaikan pernyataan maaf dan berjanji untuk menindaklanjuti keluhan yang disampaikan pihak Indonesia.

Sebaliknya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang semula juga mengambil sikap untuk menunggu klarifikasi terkait insiden tersebut, menginstruksikan penghentian sementara seluruh program kerjasama militer dengan Australia.

Australia dan Indonesia sebagai negara tetangga “di halaman belakang”, sebenarnya saling membutuhkan, khususnya dalam kerjasama melawan terorisme. Bagi Australia, posisi geografis Indonesia bisa menjadi penghalang infiltrasi teroris ke negeri itu, sedangkan Indonesia juga bisa memanfaatkan kecanggihan tehnologi dan kemajuan ekonomi Australia.

Di bidang militer, sejauh ini RI dan Australia sering melakukan latihan bersama, pertukaran personil dan informasi serta pengalaman. Indonesia juga menerima bantuan hibah pesawat patroli maritim Nomad, skadron pesawat  tempur F-86 Sabre, dan empat pesawat C-130 Hercules (salah satunya jatuh di Wamena Desember lalu).