Senin , 29 Mei 2017
Home > Ragam > Jatah Raskin yang Tak Terlupakan

Jatah Raskin yang Tak Terlupakan

“Jangankan berjalan, untuk dapat berdiri pun sulit”.

Begitulah yang dirasakan Pak Kiyar (70), warga Desa Sribhawono, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur.

Kondisi nya sangat memprihatinkan, hidup dengan keadaan serba kekurangan dan mengalami patah tulang di kaki kanannya membuat Pak Kiyar merasa kesulitan, bahkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari sekalipun.

Tepatnya pada 6 tahun yang silam, saat Pak Kiyar hendak mengambil jatah beras miskin (Raskin) ia mengalami kecelakaan lalu lintas hingga mengakibatkan patah tulang disalah satu kakinya.

Hingga kini, kondisi kaki kanan Pak Kiyar tampak tidak sempurna akibat dibiarkan selama bertahun-tahun karena tak punya cukup biaya untuk melakukan pengobatan.

Kini Pak Kiyar hanya bisa menghabiskan masa tuanya sebatang kara menempati rumah sederhana milik warga sekitar yang hanya berukuran 2×4 meter ditambah satu ruangan dapur seadanya. Tak mampu berbuat banyak, bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti makan saja Pak Kiyar hanya bisa berharap belas kasihan tetangga.

Tim SATGAS BPJS RS Aka meluncur ke TKP, insyallah akan dilakukan oprasi reparasi untuk tulang kakinya supaya bisa beraktifitas kembali. All free with BPJS proses. –Drg. Wahyu Prabowo

kyar1

kyar2

kyar3

kyar4