Senin , 29 Mei 2017
Home > Berkat > Simpan Gambar Mirip Ajaran ISIS, Delapan WNI Dideportasi dari Singapura
ilustrasi/IST

Simpan Gambar Mirip Ajaran ISIS, Delapan WNI Dideportasi dari Singapura

JAKARTA – Delapan warga negara Indonesia (WNI) telah dideportasi dari Singapura karena menyimpan gambar yang mengesankan ajaran ISIS dalam ponselnya.

“Benar dihentikan di Singapura, setelah dilakukan pemeriksaan diserahkan ke pihak Pemerintah Indonesia,” ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Kombes Martinus Sitompuldi Mabes Polri, Rabu (11/1/2017).

Ia mengatakan, imigrasi Singapura memberikan status not to land kepada 8 warga negara Indonesia (WNI). Kini, mereka berada di Batam dan sedang dilakukan pemeriksaan intensif oleh Densus 88 Antiteror.

“Melalui Kemenlu kemudian kerjasama dengan Polri, mereka dibawa ke Batam, sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif oleh Densus 88 antiteror,” jelas Kombes Martinus, dilansir Elshinta.com.

Pada Selasa (10/1/2017), sekitar pukul 01.30 WIB, delapan warga Indonesia tiba di wilayah Singapura masuk melalui Woodland dari Bangunan Sultan Iskandar (BSI), Johor Bahru.

Namun setibanya di Singapura, pihak imigrasi setempat memberi status not to land dan segera mengembalikan ke pihak Pemerintah Indonesia. Pemberian status tersebut karena ditemukan tiga gambar yang mengesankan ajaran dari ISIS.

Namun setelah pemeriksaan di Singapura, 8 WNI tersebut mengamalkan ajaran ahli Sunni Wal Al Jammah serta tidak mendukung perjuangan ISIS yang diketuai oleh Abu Bakar Al Baghdadi. Mereka dibebaskan dengan syarat harus kembali ke Indonesia.