Ibu Pembakar Anak di Pakistan Dihukum Mati

119 views
Ilustrasi : Hukum mati
- Advertisement -

LAHORE-Pengadilan Pakistan menjatuhkan hukuman mati bagi Parveen Bibi, seorang ibu yang tega membakar hidup-hidup putrinya lantaran telah menikah tanpa persetujuan keluarga.

Kepada pengadilan khusus Kota Lahore, Bibi mengaku telah membunuh putrinya, Zeenat Rafiq  (18) Juni lalu karena ulah anaknya yang dianggap “membawa aib bagi keluarga.”

Seperti dilansir The Guardian, Selasa (17/1), polisi menuturkan, Rafiq telah menikahi suaminya, Hassan Khan selama seminggu, sebelum tewas dibakar Bibi.

Selain Bibi, polisi turut memenjarakan saudara laki-laki Rafiq, Anees, seumur hidup. Anees dipenjara lantaran bukti menunjukan dirinya turut menyiksa dan memukuli Rafiq sebelum ibunya menumpahkan minyak tanah dan membakar tubuh Rafiq.

Usai pembunuhan terjadi, tak ada satu pun dari anggota keluarga dan kerabat yang bisa mengidentifikasi dan mau mengakui Rafiq. Akhirnya, keluarga Khan terpaksa mengubur sisa-sisa tubuh Rafiq yang terbakar di pemakaman umum dekat kota.

 

Menurut Komisi HAM independen di Pakistan, kekerasan terhadap perempuan marak terjadi di negara itu. Mengutip laporan media lokal, lebih dari 1.100 pembunuhan terhadap perempuan terjadi pada 2015 lalu.

Kasus pembunuhan itu dilakukan dengan mengatasnamakan kehormatan.”

Di Pakistan, sebagian keluarga konservatif menilai pernikahan tanpa persetujuan melecehkan kehormatan keluarga. Dalam kebanyakan kasus, wanita kerap menjadi korban dalam permasalahan ini.

- Advertisement -