Prabu Pandu Pragola

3.090 views
Prabu Pandu Pragola sedang memberi pengarahan selama 7 menit pada Prabu Padasjempana.
- Advertisement -

GARENG memang wayang luar biasa. Begitu dia minggat, kurs dollar AS melonjak drastis menyentuh angka Rp 14.000,- Otomatis beban hidup wong cilik semakin berat. Sejak harga beras Rp 10.000,- perkilo, banyak kawula kalangan van dorp (orang desa) makan tiwul, atawa rendaman kerak nasi. Bahkan pisang di kebun pun tak lagi aman. Tengah malam banyak yang “disunat” maling-maling kelaparan. Akibatnya, ekspor criping dan sale dari Ngamarta menurun drastis.

Untuk membahas permasalahan ekonomi bangsa, minggu lalu Prabu Puntadewa mengajak Begawan Abiyasa bersantap siang berdua di Istana Batanakawarsa. Hari ini giliran Prabu Kresna raja Dwarawati yang sekaligus Ketum Partai Karya Peduli Wayang. Diharapkan Prabu Kresna bisa memberi masukan penting. Jangan sampai karena masalah ekonomi mengancam NKRI (Negara Kesatuan Raja Indraprasta).

“Bagaimana ini kangmas Prabu Kresna, ketahanan pangan di Ngamarta sekarang rusak. Rakyat makan gaplek, tapi pejabatnya makan pakai beras  rajalele. Saya nggak tega…,” curhat Prabu Puntadewa kepada Prabu Kresna.

“Sama saja dimas Samiadji. Di Dwarawati makin parah, beras plastik pun banyak yang dimakan.”

Hari itu Prabu Puntadewa mengundang raja Dwarawati, karena ada dua masalah besar. Pertama, soal banyaknya tokoh mempermainkan Jamus Kalimasada. Kedua, soal raibnya punakawan Gareng dari keluarga Pandawa. Isyunya ke AS menghadiri pelantikan Donald Trump, tapi kata Barack Obama lewat telpon, “Saya nggak ketemu tuh!”

Maklum, raibnya si mata juling Gareng telah menimbulkan  akibat multidimensi. Bukan saja ekonomi, ketahanan kedaulatan juga terancam. Terbetik kabar, seorang raja baru bernama Pandu Pragola tengah ekspansi wilayah di berbagai negeri. Jika mengacu “teori domino”, tak lama lagi dipastikan Ngamarta terima juga giliran.

Setelah punakawan Gareng menghilang dalam seminggu ini, yang repot bukan saja Harjuna, tapi juga Pandawa berikut jajarannya. Betul Ngamarta masih ada sosok Semar, Petruk dan Bagong. Tapi Nala Gareng merupakan punakawan paling istimewa.

- Advertisement -