CIA Hentikan Bantuan untuk Oposisi Suriah

116 views
ilustrasi Pejuang oposisi Suriah Jabhat Fateh al-Sham/ Reuters
- Advertisement -

AMERIKA SERIKAT – Bantuan militer Central Intelligence Agency (CIA) yang terkoordinasi untuk oposisi FSA di barat laut Suriah telah dibekukan sejak mereka diserang militan Islam ISIS Januari 2017 lalu.

Penghentian bantuan tersebut diantaranya termasuk bantuan gaji, pelatihan, amunisi dan dalam beberapa kasus peluru kendali anti-tank.

“Kenyataannya adalah bahwa Anda memiliki perubahan di daerah, dan perubahan ini pasti memiliki dampak,” kata seorang pejabat salah satu kelompok militer oposisi FSA yang terdampak, seperti dilansir Reuters, Kamis (23/2/2017).

Selama ini dukungan disalurkan ke  faksi FSA sudah termasuk kontribusi dari Turki, Qatar dan Arab Saudi,  negara yang telah menentang Assad. Ini adalah salah satu dari beberapa saluran bantuan asing untuk pemberontak.

Terkait hal ini, CIA menolak berkomentar tentang pembekuan. Seorang pejabat Qatar mengatakan pemerintahnya tidak akan ada yang mengatakan tentang masalah tersebut. Para pejabat Turki mengatakan  mereka tidak bisa menyampaikan “rincian operasional”.  Sementara itu  dari Arab Saudi juga tidak ada kabar apapun.

Sementara itu dilansir Sky news, beberapa pejabat AS yang mengetahui mengenai program bantuan tersebut mengatakan, pembekuan itu bukan bagian dari perubahan kebijaksanaan pemerintahan AS.

Pemerintahan AS yang mendapatkan dukungan dari Kongres telah menggelontorkan bantuan senilai US$ 70 juta atau sekitar Rp 935 miliar untuk oposisi Suriah.  Bantuan ini digunakan oleh militer AS untuk melatih dan mempersenjatai pasukan oposisi melawan militan ISIS.

Anggota FSA sendiri merasa pembekuan bantuan hanya dilakukan sementara sebagai jeda untuk rancangan bantuan yang baru.

- Advertisement -