Tak Ada Listrik, Ratusan Siswa di Makassar Sebrangi Pulau untuk Ikut UNBK

139 views
Ilustrasi Ujian Nasional Berbasis Komputer di SMART Ekeselensia. Foto:Ist
- Advertisement -

MAKASSAR – 178 siswa dari lima Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang tersebar di sejumlah pulau terpaksa harus menyeberang laut menuju Kota Makasar untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Hari Pendidikan Nasional, Selasa (2/5/2017) kemarin.

Kepala SMPN 28 Makassar yang berasal dari Pulau Kodingareng, Nurhayati Tombor mengungkapkan siswanya menyebarang lautan demi mengikut ujian nasional karena listrik di pulau hanya menyala mulai pukul 18.00 Wita- 06.00 Wita.

Siswa yang harus menjalani ujian nasional selama tiga hari yakni mulai Selasa 2 Mei hingga Kamis 4 Mei 2017 terpaksa memakai Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Makassar sebagai lokasi ujian.

Selain sekolah dari Pulau Kodingareng yang ikut ujian, Nurhayati melanjutkan, juga ada dari SMPN 42 di Pulau Bone Tambun, SMPN 39 di Pulau Barangcaddi, SMPN 41 di Pulau Lae-Lae dan SMPN 43 Pulau Langkai. “Seluruh pulau ini masuk dalam wilayah Kota Makassar,” tuturnya, dikutip Tempo.

Kendati demikian, menurut Nurhayati, siswa yang terjauh itu berasal SMP dari Pulau Langkai. Sebab untuk sampai ke Kota Makassar harus menempuh waktu hingga lima jam menggunakan perahu kayu bermesin diesel. “Kalau pulau lainnya menempuh perjalanan satu hingga tiga jam.”

- Advertisement -