Baladewa Kurda

1.579 views
Prabu Baladewa naik pitam, Setyaka dimaki dan diancam mau diangket seperti KPK.
- Advertisement -

SAMA-sama putra Prabu Bathara Kresna, Setyaka adalah sosok yang tak begitu dikenal. Dia kalah pamor dan populer dibanding Raden Samba dan Setija. Karenanya dalam lakon atau cerita apapun jarang sekali dia dilibatkan. Bahkan nyalon anggota DPD saja tidak laku, karena secara alfabetis nama Setyaka ditaruh di bawah sekali dalam daftar nama calon.

Paling ngetop putra Prabu Kresna adalah Setija, ketika selalu berantem lawan Gatutkaca memperebutkan hutan Tunggarana. Samba juga beken dalam lakon ”Samba sebit” karena mati dibunuh Setija gara-gara selingkuh dengan Hagnyanawati istri raja Trajutrisno tersebut. Maklum, Samba ini memang tergolong wayang senior, dalam arti: senang istri orang!

”Pernah lho Samba nggrumut (masuk kamar) bini Pak RT. Karena tahu dia anak raja Dwarawati, warga tak tega menghajarnya.” kenang seorang warga yang tak mau disebut namanya.

”Kasusnya juga mandeg di Polsek. Untung saja nggak ada demo setelah salat Jumat,” tambah wayang kelas akar rumput lainnya di Dwarawati.

Belakangan, menjelang Perang Baratayuda Jayabinangun (PBJ) Setyaka mulai dikenalkan pada publik. Diajak makan-makan Prabu Kresna di RM Warung Daun, bersama calon senapati PBJ, Raden Gatutkaca atau Harjuna. Disorot kamera TV dan diwawancarai pers. Kalangan wayang pun mulai menduga, naga-naganya Setyaka mau diortbitkan menjadi senapati juga.

”Bisa apa Setyaka jadi senapati? Jangankan perang, latihan baris saja nggak pernah.” kata kalangan LSM melecehkan.

”Biar saja, yang penting dia kan trah Dwarawati, titisan Hyang Wisnu. Wayangnya ganteng, tutur katanya santun, dan seiman lagi. Jadi sesuka-suka Prabu Kresna menunjuk, dong.”

Dugaan seperti itu memang tidak terlalu salah. Setelah Samba dan Setija binasa dalam lakon ”Gojali Suta”, Prabu Kresna  sudah kehilangan putra-putra kebanggaan. Harapan satu-satunya untuk ”mikul dhuwur mendhem jero” bagi dirinya, kini tinggal pada Setyaka, anak muda yang selama ini kurang gaul. Kerjanya di rumah hanya main gadget, ngetwet dan WA-nan, tak ada lain. Prabu Kresna ingin melihat Setyaka tampil beda, bisa menjadi pengganti Samba dan Setija.

- Advertisement -