Selasa , 26 September 2017
Home > Citizen Journalism > Belasan Blogger takjub setelah tahu rahasia pertanian sayur ini
Belasan Blogger terkenal terkejut setelah tahu rahasia dibalik pertanian sayur ini dikelola

Belasan Blogger takjub setelah tahu rahasia pertanian sayur ini

Minggu lalu, saya bareng kawan-kawan blogger mengunjungi daerah pertanian yang terletak di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Di daerah sejuk nan segar ini, sekelompok petani di bawah naungan Paguyuban Sumber Jaya taBelasan Blogger takjub setelah tahu rahasia pertanian sayur inini, mengelola lahan seluas kurang lebih 6 Ha. Petani-petani ini merupakan anggota paguyuban yang ikut dalam program Green Horti (Mustahik Move to Muzakki) dari Divisi Pertanian Sehat, Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa.

Para blogger diajak berkeliling seksama melihat bentang kebun sayuran. Kebun yang dikelola masing-masing petani dengan luas kurang lebih 2.000 m2. Rincia

Belasan Blogger takjub setelah tahu rahasia pertanian sayur ini

nnya adalah 500 m2 untuk pertanian organik dan 1.500 m2 untuk pertanian konvensional. Komoditas sayuran yang ditanam di area ini, bermacam-macam jenis seperti; brokoli, wortel, pakcoy, buncis, kacang merah, timun jepang, kailan, bayam jepang, jagung, lobak, seledri, bit, selada, kol, kembang kol dan daun bawang.

Dulu mereka adalah dari petani sayur biasa, namun kini mereka sanggup bertani sayur organik. Penghasilan meningkat. Dari tergantung mereka belajar mandiri. Jauh dari hutang. Dari menerima zakat, mereka kini membayar zakat.

Belasan Blogger takjub setelah tahu rahasia pertanian sayur ini
Pak Maman Suherman, Ketua Paguyuban Petani

Pak Maman, ia adalah ketua paguyuban pertanian, berujar meyakinkan kami ditengah-tengah kunjungan. “Sekarang saya percaya diri mendorong anak sekolah tinggi, saya nggak pingin mengulangi kesalahan saya nggak sekolahin anak. Anak kedua saya harus tetap sekolah, karena dia bercita-cita menjadi dokter. Semoga saya terbebas dari belenggu kemiskinan”. Ternyata di sini lah rahasianya kenapa belasan blogger takjub tatkala tahu bagaimana pertanian sayur ajaib ini dikelola.  Melalui Karya Masyarakat Mandiri (KMM), Dompet Dhuafa, sebagai mitra petani, berkeinginan untuk meningkatkan penghasilan para petani. Para petani dampingan diberikan pelatihan budidaya sayur organik, pasca panen, dan juga pemasaran. Mereka menerima bantuan modal berupa modal input budidaya, sarana penunjang produksi berupa keranjang kontainer dan satu unit sprayer. Bantuan tersebut juga merupakan upaya memenuhi persyaratan kualitas sayur hasil panen.