Puluhan Ribu Warga Bojonegoro Terancam Alami Krisis Air Bersih

75 views
Krisis air Foto: ist
- Advertisement -

BOJONEGORO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mengungkapkan sebanyak 28.854 kepala keluarga dengan jumlah 76.093 jiwa di Kabupaten Bojonegoro rawan kesulitan air bersih pada musim kemarau.

Mereka tersebur di 60 desa pada 15 kecamatan. Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro M.Z. Budi Mulyono mengatakan jumlah penduduk yang rawan kesulitan air bersih itu berdasarkan pemetaan di lapangan yang baru dilakukan pihaknya.

Dia menambahkan pemetaan langsung dilakukan di desa yang biasa mengalami kekeringan di musim kemarau dengan memperhitungkan penanganan pengadaan air bersih yang dilakukan PDAM dan BPBD.

 

“Sekarang ada 138 dusun yang rawan mengalami kekeringan. Jumlah itu sudah menurun dibandingkan tahun lalu karena adanya pelayanan air bersih yang dilakukan PDAM dan BPBD,” kata dia.

BPBD, menurut dia, belum bisa memprediksi tingkat kerawanan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau tahun ini karena masih akan dibahas dengan BPBD Provinsi Jatim, Kamis (27/7/2017).

BPBD menyebutkan daerah rawan kekeringan sebanyak 138 dusun di 15 desa yang tersebar di Kecamatan Sumberrejo, Sugihwaras, Gayam, Kepohbaru, Kedungadem, Temayang, Kedewan, Ngasem, Malo, Sukosewu, Purwosari, Ngambon, Ngraho, Tambakrejo, dan Kasiman.

“Di Bojonegoro pengadaan air bersih selain BPBD juga melibatkan Dinas Sosial dan perusahaan minyak yang ada,” katanya, diberitakan Solopos.

- Advertisement -