Derita 26 Pengungsi Bertahan di Depan Rudenim Jakarta

501 views
- Advertisement -

Taqi mengaku meski sudah 1 minggu lebih bertahan namun ia belum bisa ditampung Rudemin tanpa mendapatkan alasan. Heri Fajarudin petugas Rumah Detensi Imigrasi kepada KBK mengatakan untuk urusan pengungsi, Rudenim mengacu pada Perpres RI nomor 25 tahun 2016 tentang pengungsi luar negri.

“Sesuai pasal 24 Rudenim harus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Jadi mestinya Dinsos DKI yang bertindak,” ujarnya.

Ditanya apakah ada kemungkinan para pengungsi tersebut bisa ditampung sementara di dalam Rudenim, Heri mengaku belum tahu.

“Ini sekarang aja ada 267 imigrant yang kami tampung. Kapasitas di dalam sudah full,” tambahnya.

Antoni Siregar dari Suku Dinas Sosial Jakarta Barat yang ditemui KBK saat mengunjungi pengungsi menegaskan hingga kini pihaknya mengaku tidak memiliki anggaran yang cukup untuk menempatkan pengungsi ke lokasi sementara.

“Tidak, tidak, kami tidak memiliki anggaran,” tegasnya.

Sebagai solusi lanjut Antoni pihaknya tengah menyiapkan 3 opsi alternatif. Pertama para pengungsi akan coba ditempatkan di Kantor Penampungan Dinas Sosial Gunung Sahari, Jakarta. Solusi kedua pengungsi ditampung di LPCT Bambu Apus dan terakhir pengungsi dititipkan ke lembaga atau yayasan yang bergerak dibidang kemanusiaan.

“Itu penanganan ideal yang bisa kami coba berikan. Meski nantinya pengungsi ditampung tapi kami mau proses penempatan ke negara ke tiga tetap berjalan,” jelas Antoni.

- Advertisement -