Selasa , 26 September 2017
Home > Citizen Journalism > 32 Tahun Hidup di Rumah Terpal, 3 Tahun Terakhir Pak Uba Bisa Makan Daging
Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Ismail A.Said saat memberikan daging kurban kepada Pak Uba

32 Tahun Hidup di Rumah Terpal, 3 Tahun Terakhir Pak Uba Bisa Makan Daging

Ia tak pernah menyalahkan siapa pun. Hidup 32 tahun di rumah beratap terpal tanpa listrik, senyum indah tak lekang dari wajah pak Uba dan istrinya.

Pak Uba, di ingatannya semasa kecil, hanya satu pakaian yang dipunyainya. Pakaian itulah yang menempel di badannya setiap hari.

Tak jauh berbeda dengan keadaanya sekarang, Pak Uba dan istrinya tak mengenal istilah “baju baru”. Semua bajunya adalah “baju bekas” pemberian tetangga.

“Kami makan daging setahun sekali saja. Itu pun kalau ada yang kasih daging kurban,” tutur istri pak Uba yang juga murah senyum itu.

Sudah tiga tahun sejak kurban THK Dompet Dhuafa diadakan di Desa Baru Tahan, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, keluarga pak Uba pun jadi bisa makan daging kurban. Biasanya ia hanya makan nasi, ubi, jagung atau sayuran yang ia tanam.

Terima kasih pekurban Dompet Dhuafa. Haru dan bahagia teriring dengan doa untuk Anda semua. [Tika]