Selasa , 26 September 2017
Home > Ragam > Pisau Darmo Kini Menancap di Eropa
pisau

Pisau Darmo Kini Menancap di Eropa

JAKARTA – Mungkin hanya Darmo Sudiman (45) yang membantik di media pisau.Hasilnya gagang berserta bilah-bilah besi tajam itu menjadi pisau bernilai seni tinggi dengan lebid dari 200 aneka corak batik khas Indonesia.

Berkat hasil kreasinya kini Darmo harus menyanggupi ekspor sebanyak 250 kodi pisau, namun angka itu Darmo baru bisa disanggupi sebanyak 150 kodi karena keterbatasan tenaga.

Karena keunikan dan tak mengilangkan fungsi pisau, kini pisau-pisau Darmo sudah menancapkan kukunya hingga ke sejumlah negara, yakni Malaysia dan Perancis. Meski diperbantu 9 karyawan, Darmo mengaku masih kewalahan menuruti permintaan pasaran luar negeri, khususnya Malaysia.

Sementara untuk ekspor ke Perancis, Darmo mengaku masih mampu mencukupi permintaan 30 boks yang berisi empat buah pisau ukir buah. Baru delapan tahun ini Darmo memulai membatik di logam pisau, sementara untuk kerajinan pembuatan pisaunya sendiri sudah dia mulai sejak tahun 1996 silam.

“Sebagai seorang perajin jangan tanggung-tanggung, buatlah inovasi agar terus mendapatkan pasar,” ujar Darmo seperti dilansir Tribun.

Maklum saja Darmo yang mengaku hanya tamatan SMP ini tak diberi bekal khusus utamanya ilmu membatik.Membatik di logam pisau, kata Darmo, sama persis dengan membatik pada umumnya.

Satu buah pisau batik berukuran kecil, Darmo membanderol dengan harga mulai dari Rp 7.500 sampai Rp 20.000. Sedang untuk pisau berukuran sedang hingg besar dihargai Rp 30.000 sampai dengan Rp 500.000.

Di tempat tinggalnya yang beralamat di RT 3 Krengseng Bangunjiwo Kasihan Bantul, Jogjakarta ini, dari mulai golok, pisau dapur, pisau buah, hingga parang bermotif batik sudah mampu ia ciptakan.