Dengan Wakaf Uang, Kebutuhan Dunia Terpenuhi dan Dijanjikan Surga

347 views
- Advertisement -

Bagi Indra yang terpenting wakaf uang dapat menghasilkan dampak yang signifikan kepada umat, sehingga umat dapat bergerak dan melesat dengan cepat menggapai kesejahteraan.

“Ekonomi umat harus kuat tetapi dampaknya harus kita lihat dan targetkan. Dengan model pengembangan wakaf produktif Dompet Dhuafa saya yakin para mustahik pelan-pelan
bisa mengakuisisi saham-saham atau rumah sakit yang nantinya mustahik itu bisa menerima hasilnya,” jelas Indra.

Direktur Dompet Dhuafa Filantropi Drg Imam Rulyawan MARS menambahkan Dompet Dhuafa sendiri telah memiliki legalitas mengenai pengelolaan wakaf uang. Salah satu model pengelolaan wakaf uang yang dapat ditiru oleh lembaga lain ialah sistem manajemen pengelolaan RS Rumah Sehat Terpadu.

Di sini tambah Imam uang yang masuk akan diubah menjadi RS, nantinya nadzir akan menjadi tanggung jawab untuk mengelola RS dengan membentuk sebuah badan pengelola. Dari sistem ini pembagian hasil beserta manfaatnya akan tergambar secara jelas.

Imam mengungkapkan kini Indonesia sangat tertinggal dalam penyerapan wakaf bahkan dari Negara Singapura sekali pun. Merujuk data yang dijabarkan Imam, meski penduduk Singapura bukan beragama muslim namun penyerapan wakafnya sudah mencapai 98 persen. Jauh dibanding Indonesia yang berada di angka 2 persen.

“Jika Indonesia berhasil menggerakan wakaf uang, bukan tidak mungkin Singapura akan belajar ke Indonesia karena mereka sudah kehabisan cara untuk menggenjot wakaf,” ujar Imam.

“Dengan wakaf dunia dapat, akhiratnya juga dapat karena dijanjikan surga oleh Allah SWT,” tambahnya.

Dr Iwan Fuad dari Badan Wakaf Indonesia mengatakan wakaf uang adalah untuk masa depan.Selain itu wakaf uang juga bisa menjadi instrumen tertinggi supaya seorang manusia bisa dekat dengan tuhan. Guna memperkuat posisi wakaf, kini instrumen wakaf sudah masuk ke dalam KNKS Bappernas dibawah Kemenag.

- Advertisement -