Sabtu , 25 November 2017
Home > Citizen Journalism > Da’i Cordofa Dompet Dhuafa Bangun Mimpi Anak Jalanan Lewat Terminal Mimpi
Anak-anak jalanan dibimbing Da'i Cordofa untuk bermimpi. Foto: Ist

Da’i Cordofa Dompet Dhuafa Bangun Mimpi Anak Jalanan Lewat Terminal Mimpi

DEPOK — Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) meluncurkan program baru, kali ini yang disasar adalah anak jalanan. Mereka diajak bermimpi dengan program ‘Terminal Mimpi.’

Peluncuran dilaksanakan di Yayasan Pazki, Depok, pada Sabtu (23/9/2017) lalu.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang anak jalanan yang biasa mangkal di daerah Depok, Bogor, Cibinong, dan sekitarnya.

Ketua Yayasan Pazki, Haqi Sidqi menyampaikan, setidaknya terdapat 60 orang anak jalanan yang sering bertandang ke Yayasan tersebut, dan hanya setengahnya yang menetap di Yayasan, selebihnya mereka berpindah-pindah.

“Kebanyakan anak-anak yang tinggal di Yayasan ini biasanya beraktivitas di jalan pada malam hari, siangnya mereka beristirahat dan ada beberapa orang juga yang sekolah.  Sebagian besar anak-anak yang sering bertandang ataupun menetap di Yayasan Pazki ini adalah seusia SD hingga SMP. Kami sangat bersyukur Dompet Dhuafa mau membantu membina anak-anak di Yayasan ini,” tutur Haqi.

Kegiatan launching Terminal Mimpi ini diawali dengan pertunjukan dongeng yang mengundang tawa peserta, kemudian disusul dengan pemutaran video motivasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selanjutnya, Dai Muda Cordofa memandu peserta untuk menuliskan mimpi-mimpi mereka di kertas yang telah disediakan.

Kegiatan ini disi dengan shalat ashar berjamaah, tilawah, tausyiah singkat, games dan doorprize, hingga bikin dan makan rujak bersama yang diikuti dengan sangat antusias oleh peserta.

Menjelang akhir acara, peserta diminta menggantungkan catatan mimpi mereka yang telah ditulis di Pohon Mimpi. Hal ini sekaligus menandai rangkaian program pembinaan anak jalanan resmi dimulai.

Manager Da’i Cordofa Ahmad Fauzi Qosim mengatakan, “Program Terminal Mimpi” diharapkan dilaksanakan secara keberlanjutan.

    • Anak Jalanan Sukses

Pria Ini Ditinggal Ibunya di Jalanan Waktu Kecil, Kini Menjadi Ilmuan di Perusahaan Farmasi AS