Sabtu , 25 November 2017
Home > Ragam > Dari Jualan Koran, Bambang Berhasil Antarkan Anak jadi Anggota TNI
TNI

Dari Jualan Koran, Bambang Berhasil Antarkan Anak jadi Anggota TNI

JAKARTA – Di bawah Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Cawang UKI, Jakarta Timur setiap harinya, Bambang (65) bekerja. “Koran….koran….koran,” begitulah bunyi teriak Bambang ketika harus mengais rejeki.

“Sekarang mah susah jualan ini (koran) kan udah pada bisa liat berita di hp (handphone),” kata Bambang sambil merapihkan korannya.

Wajahnya memperlihatkan kerutan menandakan bahwa dirinya tak lagi muda. kakek dari 8 orang cucu ini sudah berjualan di bawah JPO Cawang UKI sejak tahun 1983. Dari hasil berjualan koran ini, Bambang mampu menghidupi ke-7 orang anaknya.

Tidak hanya koran, Bambang juga menjual tisu dan masker. Semuanya ia susun rapi di bawah tangga JPO. Ia mulai menjajakannya dagangannya mulai pukul 6 pagi hingga 3 sore. Bila tak habis, koran-koran tersebut dibawapulang untuk dikilokan.

“Kalau ngomongin pendapatan mah nggak nentu ya kadang habis kadang juga sisa,” kata pria warga Pasar Rebo itu.

Namun siapa sangka, meski hanya pedagang asongan Bambang mampu mengantarkan Teguh Harianto anaknya menjadi anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Iya dulu awalnya anaknya itu minat jadi ABRI. Yaudah dia ikut test terus lulus. Sekarang dinas di Jawa Tengah,” kata Bambang.

Bambang mengaku tidak akan lama lagi berjualan koran di Jakarta. Setelah anak terakhirnya menikah ia akan pulang ke kampung halamannya di Purworejo, Jawa tengah untuk menikmati hari tuanya. Baginya, Jakarta adalah ladang rezekinya bagi ia menghidupi anak dan keluarganya.