Sabtu , 25 November 2017
Home > Berkat > 2.137 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di Cilacap
Ilustrasi

2.137 Jiwa Terdampak Banjir dan Longsor di Cilacap

CILACAP – Sejumlah wilayah di Cilacap, Jawa Tengah  dilanda banjir dan longsor, dan sebanyak 2.137 jiwa terdampak dan sejumlah sekolah terpaksa diliburkan.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan berdasarkan laporan sementara, bencana banjir melanda Desa Sidareja dan Gunungreja, Kecamatan Sidareja, serta Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut, sedangkan tanah longsor terjadi di Dusun Cubungur, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu.

Ia mengatakan banjir tersebut terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang turun pada hari Senin (13/11/2017), pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB.

“Akibatnya, 649 keluarga yang terdiri atas 2.137 jiwa terdampak banjir. Bahkan, sebanyak 210 rumah dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian air di dalam rumah berkisar 10-40 sentimeter dan di pekarangan berkisar 50-100 centimeter,” katanya.

Selain itu, dia menambahkan, seperti dilansir Antara, lima sekolah yang terdiri atas SDN 04 Sidareja, SDN 03 Sidareja, SDN 02 Gunungreja, MTs Nurul Amin Al Hidayah, dan SMK Nasional Sidareja terendam banjir dengan ketinggian air 10-20 sentimeter sehingga kegiatan belajar mengajar diliburkan.

Sementara bencana tanah longsor terjadi di Dusun Cibungur RT 01 RW 05, Desa Mandala, Kecamatan Cimanggu, dilaporkan terjadi pada hari Senin (13/11/2017), pukul 19.00 WIB, akibat hujan lebat yang turun terus-menerus dan kondisi tanah yang labil.

Menurut dia, tanah longsor dari tebing itu menimpa rumah Mizar dan Wartopo dengan panjang longsoran sekitar 30 meter, lebar 20 meter, dan ketebalan berkisar 1-5 meter. Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut.