Sabtu , 25 November 2017
Home > Berita Khas > Payung Baru Keamanan di Eropa
Eropa akan membentuk pakta pertahanan baru yang akan diresmikan Desember mendatang di samping NATO yang sudah ada.

Payung Baru Keamanan di Eropa

DARATAN Eropa minus Russia tidak lama lagi akan memiliki pakta pertahanan baru beranggotakan seluruhnya 27  negara Uni Eropa (UE), kecuali Inggeris yang dalam proses hengkang dari perhimpunan negara-negara Eropa itu.

Di era Perang Dingin lalu mungkin tidak terbayangkan, negara-negara di Eropa yang terbelah dalam Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dipimpin AS dan Pakta Warsawa di bawah Uni Soviet bisa menyatu.

Kini, sebagian anggota Pakta Warsawa seperti Ceko, Hungaria dan Bulgaria dan Rumania serta juga negara sempalan Uni Soviet yakni Latvia, Estonia dan Lithuania justeru malah bergabung ke dalam NATO, bekas seteru mereka di masa lalu.

Ide pembentukan pakta pertahanan bersama Eropa sebenarnya sudah muncul di era 1950-an, namun hal itu tidak terwujud sampai kini akibat penolakan keras dari Inggeris.

Kini, kehadiran “payung pertahanan” bersama semakin dibutuhkan terutama akibat permintaan AS agar Eropa memberikan kontribusi lebih besar lagi untuk membiayai operasi keamanan di kawasan itu.

Seremoni pembentukan pakta pertahanan Eropa dilakukan dalam pertemuan para menlu dan menhan UE di Brussel, Senin (13/11)  sebelum ditandatangani dan disahkan oleh para  pemimpin UE Desember mendatang.

Menlu Jerman Sigmar Gabriel menilai, kesepakatan pembentukan pakta pertahanan baru tersebut merupakan langkah bersejarah yang merupakan tonggak penting bagi Eropa ke depannya.

Menurut dia, untuk pertama kalinya pemerintah negara-negara UE mengikat diri dalam proyek bersama untuk meningkatkan anggaran pertahanan dan memberikan dukungan bagi pengerahan pasukan secara cepat.

Selain Inggeris yang dalam proses hengkang dari UE, seluruh negara anggota UE ikut bergabung termasuk Denmark yang biasanya menarik diri dari persoalan pertahanan serta Austria, Irlandia, Portugal dan Malta yang biasanya mengambil sikap netral.