Jumat , 15 Desember 2017
Home > Berkat > 40.000 Migran Afrika Akan Dideportasi dari Israel
Ilustrasi membludaknya migran yang sampai di perbatasan Austria dan Hungaria/ Foto: VOA

40.000 Migran Afrika Akan Dideportasi dari Israel

ISRAEL – Anggota parlemen Israel menyetujui sebuah proposal untuk mendeportasi 40.000 migran Afrika di Israel, pada Minggu (19/11/2017) dengan suara bulat dan memilih untuk menutup fasilitas penahanan Holot yang terisolasi di Gurun Negev.

Diketahui Holot menampung ribuan orang Afrika yang memasuki Israel secara ilegal. Fasilitas tersebut dijadwalkan akan ditutup dalam tiga bulan, dan para penghuninya menghadapi pilihan apakah meninggalkan negara tersebut atau masuk penjara.

Orang-orang Afrika yang miskin, kebanyakan berasal dari Eritrea dan Sudan yang dilanda perang, beramai-ramai melintasi perbatasan selatan Israel dengan Semenanjung Sinai Mesir antara tahun 2006 sampai 2013, ketika pagar perbatasan selesai dibangun untuk memangkas arus masuk.

Dilansir VOA, mereka mengaku datang ke Israel untuk suaka politik, namun Israel menganggap mayoritas sebagai migran ekonomi ilegal dan bahkan “penyusup”.

Mereka umumnya tinggal di lingkungan kumuh di selatan Tel Aviv, di mana warga Israel menuduh mereka menyebabkan kejahatan meningkat dan kualitas hidup memburuk.