Sang Juara yang Terabaikan

278 views
Ilustrasi : Acrobatic Basketball
- Advertisement -

Sebagaimana kita ketahui bahwa Freestyle Basketball adalah salah satu genre seni olahraga yang memadukan antara Bola basket dan Dance yang diiringi dengan musik. Olahraga ini telah berkembang di Indonesia mulai dari tahun 2001. Hingga kini sudah banyak peminatnya di seluruh indonesia dan dunia.

We are Stars (WAS) adalah Freestyle Basket terbaik di Indonesia. Hal ini terbukti dengan banyaknya prestasi yang diraihnya, baik prestasi tingkat nasional, seperti:
Battle of the stars,
Battle MENPORA dan
Battle IOXC Nasional. Dan, prestasi tingkat internasional, seperti:
KHOT International competition 2016 dan Best 5 World Female Freestyler 2016.

Freestyle yang dikomandoi oleh Danu Dwi Eryanto (Joe) tersebut kembali mampu berkiprah di kancah Internasional dalam event KHOT Freestyle Basketball Challenge The World 2017, yang diselenggarakan pada tanggal 1-3 Desember 2017 di Shenzhen China.

Mereka kembali menjadi kampiun dan mengibarkan Sang Saka Merah Putih di Negeri Tirai Bambu ini. Yakni, dengan dinobatkannya mereka sebagai “BEST CROWD & BEST PERFORMANCE” dari 9 peserta di seluruh dunia!

Yang membanggakan kita lagi, Pelatih yang merupakan warga Depok ini diangkat menjadi perwakilan Juri Internasional dari Indonesia dan pelatih di negara berpenduduk terbesar di dunia tersebut.

Sungguh ironis, bila kerja keras mereka yang mampu membawa nama baik Indonesia di kancah dunia malah mendapat apresiasi dari negara lain dan terabaikan di negeri sendiri. Bahkan, persiapan untuk berkompetisi di Jepang pun pupus karena tiada dukungan dana dari kita. – Firmansyah Dimmy

*) Ketua RW3 Perumnas Depok Jaya dan Pengurus Alumni ITB.

- Advertisement -