Pertama di Indonesia, Wakaf Gamelan

388 views
- Advertisement -

“Jadi saya bingung. ini mau ditaro dimana? Dipinjamkan ke sekolah rusak, anak-anak saya juga tidak ada yang mau meneruskan, akhirnya saya wakafkan,” terang Trusti.

Ia berharap, gamelan ini memiliki banyak manfaat, terutama untuk melestarikan kesenian dan budaya Jawa. Pasalnya, menurut Trusti, saat ini minat orang untuk menekuni kesenian ini sudah sangat minim. “Semoga ada yang me-nguri-uri (menjaga) kesenian ini,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Dompet Dhuafa Filantropi, Imam Rulyawan menyambut baik wakaf alat musik dari Trusti. Menurutnya, ini yang pertama kali di Indonesia. “Meski belum ada modelnya, karena ini yang pertama, Insya Allah kami akan menjaga dan memanfaatkannya,” ujar Imam.

Imam menambahkan, saat ini Dompet Dhuafa tengah fokus dalam penghimpunan dan pengelolaan wakaf produktif. Untuk itu, aset yang diwakafkan akan diptimalkan sehingga bisa produktif dan menghasilkan. “Hasilnya nanti akan dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan seperti seniman yang berpenghasilan rendah,” tukasnya.

- Advertisement -