Wakafkan Tanah untuk Persempit Kesenjangan

79 views
- Advertisement -

JAKARTA – Pada Minggu (28/1), Dompet Dhuafa (DD) kembali menerima amanah pengelolaan aset wakaf berupa lahan seluas 1,19 hektar di Kota Serang, Banten. Ahmad Subadri selaku wakif menuturkan, ia sengaja mewakafkan lahannya yang belokasi di Kampung Gowok Kepuh, Curug, Kota Serang ini kepada Dompet Dhuafa agar bisa dikelola secara profesional untuk memberdayakan umat.

“Tidak ada keraguan bagi saya, karena Dompet Dhuafa terbukti profesional dalam mengelola aset wakaf jadi produktif,” ungkap Subadri kepada SwaraCinta.

Aset wakaf yang terdiri dari gedung sekolah dan tanah ini rencananya akan dikembangkan menjadi aset berkembang, terintegrasi, berorientasi pendidikan pertanian, peternakan dan ekonomi kreatif guna memberdayakan umat.

“Untuk infak, kita seringkali memberikan yang tersisa dari harta kita, padahal anjuran agama, infakkanlah harta yang kita cintai. Saya serahkan aset ini kepada Dompet Dhuafa agar manfaatnya terus berkembang dan dirasakan oleh masyarakat dhuafa”, ujar anggota DPD RI tersebut.

Subadri berharap, agar gerakan wakaf yang menjadi salah satu instrumen dalam islam dapat lebih tersiarkan dengan baik dan bisa menjadi sistem untuk menjawab pemasalahan sosial seperti kebodohan dan kemiskinan. Dengan berwakaf kata Subadri, bisa memperpendek jurang kesenjangan.

“Kita percaya bahwa Allah punya sistem bahwa umat bisa maju dan berdaya melaui wakaf,” tandasnya.

Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, Abdurahman Usman menuturkan, Dompet Dhuafa berkewajiban mengembangkannya aset waka agar manfaatnya semakin berkembang. Dompet Dhuafa yakin dengan potensi wakaf yang sangat besar akan dapat membantu kaum dhuafa lebih banyak lagi melalui inovasi program yang terus dilakukan.Ke depannya, Dompet Dhuafa akan mengembangkan lahan wakaf ini dengan konsep area wisata edukasi berbasis pertanian (agroeduwisata).

“Kita akan ikhtiarkan gedung sekolah ini segera beroperasi, mudah-mudahan menjadi sekolah favorit di Banten. Selain itu, di area ini juga kita rencanakan untuk pengembangan lahan pertanian produktif, budidaya ikan, sentral ternak, serta area wisata berkuda,” pungkas Usman.

- Advertisement -