Buku Hitam Dan Bubur Ketan Hitam

1.205 views
Bubur kacang ijo campur ketan item. Pengganjal perut mahasiswa sedang bokek.
- Advertisement -

ISTILAH kambing hitam dan dunia hitam sering kita dengar, dan maknanya pun sudah mafhum. Tapi ketika “buku hitam” dan yang punya eks Ketua DPR Setya Novanto, banyak yang jadi tersinggung. Sampai-sampai mantan Presiden SBY pun bersitegang dengan pengacara Firman Wijaya, gara-gara nama putranya masuk dalam “buku hitam”-nya Setya Novanto. Tapi terlepas dari kasus itu, celana panjang hitam dipadu dengan hem putih, kini sedang ngetren dalam pemerintahan Jokowi-JK lho……

Ungkapan Bahasa Indonesia begitu kaya kaitannya dengan kosa kata “hitam”. Saat belajar di SR atau SD misalnya, Pak Guru sering memperkenalkan peribahasa yang berbunyi: hitam-hitam gula Jawa. Maksudnya adalah, biar penampilannya tidak menarik, tapi perilakunya bagus dan disenangi banyak orang. Sebab bagi kalangan ibu rumahtangga, biar hitam itu si gula Jawa, untuk bumbu masak tetap saja lezat.

Ketika orang rambut di kepalanya mulai beruban atau nyambel wijen, anak jaman now menyebutnya: telah meninggalkan dunia hitam. Sebaliknya bagi orang-orang yang berusaha menutupi keputihan –maaf bukan untuk kalangan wanita– di rambutnya, kini disebut “pakai ilmu hitam”. Maksudnya bukan pakai black magic, tapi mengecat rambut dengan Peacock atau Tancho. Dengan rambut hitam cet-cetan itu usianya seakan dikorting 10 tahun, karena penampilannya jadi tampak lebih muda.

Bagaimana dengan “jidat hitam” yang kini seakan menjadi mode? Pemahaman orang kebanyakan, itu pertanda kekhusyukan ibadah. Karena sering sujud dalam waktu lama, dahinyanya pun lama-lama menghitam. Ternyata itu salah kaprah! Sebab kalangan ulama sendiri membantah akan hal itu. Kata Habib Luthfi misalnya, sujud yang benar dinamakan min atsaris sujud, jadi bukan jidatnya yang hitam itu sebagai bekas sujud.

Paling enak memang bubur ketan hitam, biasa disebut bubur ketan item. Ini makanan mahasiswa sedang bokek, karena ATM-nya belum diisi orangtua. Untuk pengganjal perutnya yang mulai keroncongan, nongkronglah di warung bubur kacang ijo. Lalu pesan bubur campur, maksudnya pakai kacang ijo dan ketan hitam. Ditemani sepotong roti tawar, rasanya demikian nikmat. Ongkosnya juga tak membebani kantong, sebab semangkuk ketan hitam dan sepotong roti tak sampai Rp 10.000,-

- Advertisement -