Kisah Malaikat Kecil Tulang Punggung Keluarga

327 views
- Advertisement -

JAKARTA – Pagi itu, hawa dingin masih menyelimuti Desa Jogoboyo, Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Dinding rumah yang hanya terbuat dari papan kayu seakan tak mampu menangkal suhu dingin yang merayap di tiap sudut rumah.

Meski dingin terasa menusuk kulit namun Rahmadona Aulia sudah harus beraktivitas membantu sang ibu. Sejak ayahnya meninggal, bocah kelas 3 SD ini harus menjadi tulang punggung keluarga. Ibunya mengalami kelumpuhan sejak tahun 2014 karena kecelakaan. Hingga kini, ibunya hanya bisa berbaring di kasur

Seperti dilansri dari Insan Bumi Mandiri, setiap hari Rahma mengurus segala keperluan keluarganya. Sebelum sekolah, Rahma sudah harus memandikan dan menyuapi sang ibu, serta mengurus adiknya yang berusia 4 tahun. di luar itu Rahma juga mesti meladeni keperluan kakaknya yang mengalami keterbelakangan mental. Sepulang sekolah, Rahma mencuci baju dan membersihkan rumahnya.

Untuk memenuhi biaya pendidikan, Rahma berjualan kerupuk di sekolahnya. Tak jarang para tetangga pun ikut membantu memenuhi kebutuhan Rahma dan keluarganya. Di usianya yang sekecil ini, Rahma harus berjuang melawan dunia. Berjuang demi kehidupan keluarga kecilnya. Berjuang demi cita-citanya menjadi seorang dokter.

- Advertisement -