SURYATMAJA LAHIR

135 views
Prabu Kuntiboja terkejut begitu dilapori putrinya bahwa sedang hamil 8 bulan. Siapa yang nyetrom?
- Advertisement -

SAAT Prabu Kunthiboja jalan-jalan pagi di seputar istana, terlihat di pohon mahoni pinggir jalan  tulisan berbunyi: Guru ke rumah, Druwasa Hp: 0815-74691930. Raja Mandura ini sangat tertarik akan maklumat hemat itu. Ini demi masa depan putrinya, Dewi Kunthi. Sebab setamat SMA dia tidak melanjutkan ke perguruan tinggi. Bukan karena masalah dana, Prabu Kunthiboja memang tak mengizinkan putri sulungnya ini sekolah tinggi-tinggi. Toh setinggi apapun pendidikan wanita, raja negeri Mandura ini menilai pangkalan wanita cukup ke dapur dan kasur.

Sang Prabu pun segera menghubungi nomer itu. Dua jam kemudian Begawan Druwasa sudah tiba di istana Mandura, siap diwawancarai Prabu Kunthiboja dalam rangka menjadi guru privat Dewi Kunthi. Sekedar untuk menambah ilmu, Dewi Kunthi diminta belajar ilmu Sangkan Paraning Dumadi.

“Meski sekedar ilmu Sangkan Paraning Dumadi, tapi ini disesuaikan dengan Kurikulm Oplosan 2006-2013. Penekanannya pada pembinaan national character building. Jadi setamat kursus Kunthi bakal pintar dan lebih berakhlak.” Kata Begawan Druwasa.

“Apakah kalau jadi anggota DPR dijamin takkan korupsi?” Prabu Kunthiboja mencoba meyakinkan.

Demikianlah, seminggu dua kali Begawan Druwasa mengajari ilmu Sangkan Paraning Dumadi kepada Dewi Kunthi. Enam bulan berikutnya sudah dinyatakan lulus, lengkap dengan sertifikatnya. Sebagai kenang-kenangan, Begawan Druwasa memberikan bonus mantera tambahan yang terkenal dengan nama Aditya Redaya. Khasiatnya mantera ini, dibaca kapan saja seorang dewa dari kahyangan pasti akan tiba. Padahal biasanya, tanpa jaminan akomodasi lengkap mana mau dewa meninjau ngercapada.

“Masak semua dewa bisa dipanggil, Oom?” sepertinya Dewi Kunti kurang yakin.

“Oo, bisa! Yang tak bisa dipanggil hanya Dewa Bujana gitaris Grup Gigi, karena harus teken kontrak dulu.”

- Advertisement -