AS Presentasikan Rancangan Resolusi Gencatan Senjata yang Baru di Ghouta

47 views
kehancuran di Ghouta/ AFP
- Advertisement -
NEW YORK – Amerika Serikat mempresentasikan sebuah rancangan resolusi baru kepada Dewan Keamanan PBB yang menuntut sebuah gencatan senjata 30 hari di daerah pemberontak Suriah di Ghouta Timur.

Duta Besar AS Nikki Haley mengatakan kepada dewan bahwa sebuah resolusi gencatan senjata yang diadopsi oleh dewan tersebut dua pekan lalu “telah gagal” karena pemerintah Suriah yang didukung oleh Rusia meningkatkan serangannya di Ghouta Timur.

“Kami telah merancang sebuah resolusi gencatan senjata baru yang tidak memberi ruang untuk penghindaran,” kata Haley.

“Situasi warga sipil di Ghouta Timur sangat mengerikan, dan Amerika Serikat bertindak,” tambahnya.

Haley menuduh Rusia memilih untuk menyetujui resolusi gencatan senjata dan mengatakan bahwa pihaknya segera mengabaikannya.

Haley mengatakan Rusia melakukan setidaknya 20 misi pemboman harian di Damaskus dan Ghouta Timur dalam empat hari pertama setelah diadopsi resolusi tersebut.


Duta Besar tersebut memperingatkan bahwa Amerika Serikat “siap untuk bertindak jika kita harus” melawan “negara yang bertekad untuk memaksakan kehendaknya melalui serangan kimia dan penderitaan yang tidak manusiawi, terutama rezim penjahat Suriah.”

Teks yang disusun oleh AS yang dilihat oleh AFP akan memberikan penghentian 30 hari permusuhan di seluruh Ghouta Timur dan Kota Damaskus untuk segera dimulai setelah diadopsi tindakan tersebut.

Rancangan resolusi tersebut menyediakan “akses yang aman, tanpa hambatan dan berkelanjutan” untuk konvoi bantuan kemanusiaan dan “evakuasi medis yang aman, tidak bersyarat, di Ghouta Timur.”

- Advertisement -