Teroris di Afrin Halangi Warga Sipil yang Ingin Melarikan Diri

58 views
Ilustrasi Warga sipil Afrin mengungsi/ Al Jazeera
- Advertisement -

AFRIN – Saat adanya kemajuan pesat pasukan Turki dalam melawan  teroris di Afrin, Suriah barat laut, teroris YPG / PKK telah secara paksa menghalangi warga sipil Suriah untuk meninggalkan daerah tersebut.

Pada 20 Januari, Turki meluncurkan Operation Olive Branch untuk membersihkan teroris YPG / PKK dan ISIS dari Afrin, barat laut Suriah, di dekat perbatasan selatan Turki.

Menurut informasi yang dikumpulkan Anadolu Agency dari sumber terpercaya di Afrin, para teroris menggunakan kekuatan untuk menghentikan penduduk Suriah Afrin agar tidak meninggalkan distrik tersebut, bahkan sampai  menggunakan tembakan.

Warga sipil, yang berusaha pergi ke selatan untuk menghindari dijadikan tameng, dihentikan ketika akan meninggalkan pusat kota oleh teroris YPG / PKK di pos pemeriksaan.

Warga sipil telah berusaha untuk mencapai Nubul, sebuah kota di Aleppo yang berada di bawah kendali rezim Assad dan pasukan yang didukung oleh Iran.

Pos pemeriksaan di selatan Afrin meminta dukungan tambahan dari markas teroris untuk memberi tekanan lebih pada warga sipil, sebuah tanda bahwa kelompok teror tersebut  kehilangan kendali di pusat kabupaten.

Rekaman yang diambil oleh sebuah pesawat tak berawak Turki menunjukkan sebuah konvoi kendaraan sipil di sebuah pos pemeriksaan YPG / PKK yang ingin meninggalkan Afrin.

YPG / PKK secara paksa mencegah warga sipil Suriah meninggalkan Afrin
Pesawat tak berawak Turki menangkap rekaman video teroris YPG / PKK yang menghentikan penduduk Afrin dari Suriah untuk meninggalkan distrik tersebut
pada Senin (12/3/2018).

Teroris  terlihat melepaskan tembakan pada warga sipil untuk memblokir mereka. Di sisi lain, teroris YPG / PKK mengizinkan beberapa warga sipil meninggalkan pusat distrik setelah menyuap mereka dengan sekitar $ 1.000 per orang dengan syarat bahwa mereka menuju daerah-daerah yang berada dalam jangkauan Angkatan Bersenjata Turki (TSK) dan  FSA.

- Advertisement -