Bojonegoro Masih Siaga Banjir Luapan Bengawan Solo

66 views
Ilustrasi mengukur ketinggian air Bengawan Solo/ madiunpos
- Advertisement -

BOJONEGORO – Status siaga banjir di daerah Bengawan Solo hilir, Jawa Timur, dalam menghadapi meluapnya Bengawan Solo masih berlaku hingga Rabu (14/3/2018) malam.

“Air di hilir Bojonegoro mulai surut, tetapi masih masuk siaga banjir,” kata Petugas Posko UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro Budi Indro.

Ketinggian air di taman Bengawan Solo (TBS) yang semula sempat masuk siaga II-kuning (14,50 meter), berangsur-angsur surut menjadi 13,16 meter (siaga I-hijau), Rabu pukul 18.00 WIB.

Menurut dia, ketinggian air di hulu juga surut di bawah siaga banjir dengan ketinggian air di Bengawan Madiun, Ndungus Ngawi, 24,35 meter pukul 15.00 WIB.

Begitu pula, ketinggian air di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, sekitar 70 kilometer dari kota ke arah hulu juga surut tajam di bawah siaga banjir dengan ketinggian 24,35 meter.

Namun, di daerah hilir Babat, Laren, Karanggeneng, dan Kuro, semuanya di Lamongan, ketinggian air masih merangkak naik masing-masing 8,20 meter (siaga III-merah), 5,67 meter (siaga III-merah), 4,51 meter (siaga II-kuning), 2,35 meter (siaga II-kuning).

“Posisi air laut sekarang tidak sedang pasang, sehingga air Bengawan Solo lancar mengalir ke laut, baik melalui Sembayat Gresik, juga Sodetan Plangwot-Sedayu Lawas, Lamongan,” ucapnya menjelaskan.

 

- Advertisement -