Myanmar Verifikasi Data 374 Pengungsi Rohingya untuk Dipulangkan

55 views
Pengungsi baru rohingya terlantar di perbatasan Bangladesh, Selasa (17/10/2017)/ AP
- Advertisement -
MYANMAR – Myanmar hanya dapat memverifikasi 374 pengungsi Muslim Rohingya untuk pemulangan dari Bangladesh, dan  menyalahkan tetangga mereka karena tidak memberikan informasi yang benar tentang para pengungsi tersebut.

Hampir 700.000 orang Rohingya melarikan diri dari Myanmar setelah serangan militan pada 25 Agustus memicu sebuah tindakan keras yang dipimpin oleh pasukan keamanan di negara bagian Rakhine barat yang menurut PBB dan Amerika Serikat merupakan pembersihan etnis.

Kedua negara mencapai kesepakatan pada bulan November untuk memulai pemulangan dalam waktu dua bulan, namun pemulangan belum dimulai, karena  Rohingya yang tidak memiliki kewarganegaraan, yang menghadapi pembatasan pergerakan mereka di Myanmar, masih melintasi perbatasan.

Myint Thu, sekretaris tetap di Kementerian Luar Negeri Myanmar, mengatakan bahwa para pejabat telah memeriksa dokumen yang diserahkan oleh Bangladesh pada bulan Februari yang berkaitan dengan 8.032 pengungsi.

“Dari 8.032, kami memverifikasi 374. 374 ini akan menjadi gelombang pertama repatriasi,” kata Myint Thu pada sebuah konferensi pers di ibukota Naypyitaw, dilansir Reuters.

“Mereka bisa kembali saat nyaman bagi mereka.”

Belum jelas apakah 374 orang telah setuju untuk kembali ke Myanmar.

Myanmar tidak dapat memastikan apakah sisa pengungsi sebelumnya tinggal di negara tersebut, katanya, karena beberapa dokumen tidak termasuk sidik jari dan foto individual.

Dokumen-dokumen itu “tidak sejalan dengan kesepakatan kita”, kata Brigjen Polisi Win Tun pada konferensi pers yang sama.

- Advertisement -