Kasus Malaria di Venezuela Melonjak 69 Persen

37 views
Ilustrasi warga Sudan antere berobat akibat Malaria. Foto: al Jazeera.
- Advertisement -

VENEZUELA – Para ahli kesehatan telah memperingatkan bahwa kasus malaria di Venezuela melonjak sebanyak 69 persen tahun lalu, dan mengungkapkan keprihatinan atas penyebaran penyakit di negara yang dilanda krisis.

Angka itu dirilis oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Selasa (24/4/2018), pada malam Hari Malaria Dunia.

Menurut perkiraan badan kesehatan PBB, kasus malaria di Venezuela naik dari menjadi 240.613 pada 2016 menjadi 406.000 pada tahun 2017.

Angka saat ini sekitar lima kali lebih tinggi daripada tahun 2013 untuk penyakit yang ditularkan nyamuk.

“Apa yang kita lihat sekarang adalah peningkatan besar, mungkin mencapai hampir setengah juta kasus per tahun,” kata Pedro Alonso, direktur program malaria global WHO, kepada wartawan, Selasa.

“Ini adalah peningkatan terbesar yang dilaporkan di mana pun di dunia,” tambahnya, menyalahkan kurangnya sumber daya dan kampanye anti-malaria yang tidak efektif.

Para migran Venezuela yang melarikan diri dari krisis ekonomi dan sosial membawa penyakit yang dibawa nyamuk ke Brasil dan bagian lain dari Amerika Latin, dan WHO mendesak pihak berwenang untuk menyediakan pemeriksaan dan pengobatan gratis tanpa menghiraukan status hukum mereka untuk menghindari penyebaran lebih lanjut.

“Di Amerika, bukan hanya Venezuela. Kami benar-benar melaporkan peningkatan di sejumlah negara lain,” kata Alonso.

“Venezuela, ya ini adalah keprihatinan yang signifikan, malaria meningkat dan itu meningkat dengan cara yang sangat mengkhawatirkan.”

Organisasi pemerintah Venezuela yang mengawasi kesehatan di negara tersebut, El Ministerio del Poder Popular para la Salud, menolak berkomentar mengenai hal ini ketika didekati oleh Al Jazeera.

- Advertisement -