Syiarkan Islam di Korea, WNI Inisiasi 59 Masjid

608 views
Alnof Dinar, Dai Ambassador Cordofa 2018. Foto:Ist
- Advertisement -

Saat ini sudah ada 59 masjid yang diinisiasi dan dikelola oleh WNI di seluruh kota di Korea. 5 diantaranya sudah permanen. 54 masjid lainnya masih berupa flat yang disewa. Masjid-masjid yang permanen sudah boleh menunjuk imam tetap dari dalam atau luar korea dan pengurusan visanya akan diterbitkan dengan sponsor dari Korea Muslim Federation (KMF)

Pendirian masjid-masjid di Korea berawal kegelisahan para WNI yang tidak mendapat keleluasaan beribadah di tempat-tempat kerja mereka dan tidak adanya tempat yang representatif untuk beribadah. Sebagian mereka bahkan mesti curi-curi waktu di saat bekerja untuk minta izin pergi ke toilet dan beribadah di ruang kosong di depan toilet atau mereka sekedar berwduk di toilet dan shalat ditunaikan di samping mesin yang sedang bekerja.

Sulitnya beribadah membuat para WNI merasakan suasana hati yang sangat kering dan selalu merasa berdosa karena tidak melaksanakan ibadah. Kondisi-kondisi seperti itu kemudian melahirkan keinginan para WNI yang jumlahnya lebih dari 35 ribu orang di Korea untuk menginisiasi pendirian masjid-agar tetap bisa menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim untuk beribadah kepada Allah selama berada di Korea.

Ide pendirian masjid mulai terealisasi bermula dari pertemuan-pertemuan sesama WNI di pabrik-pabrik mereka di sela-sela istirahat dan obrolan ringan beberapa WNI yang pernah merasakan jadi santri saat di Indonesia di media sosial. Obrolan yang awalnya hanya terjadi antara beberapa orang terus disebar luaskan kepada WNI lainnya yang bekerja di pabrik-pabrik lain di satu distrik atau satu kawasan yang sama. Setelah disetujui banyak orang, mereka mulai membentuk panitia pengadaan dan menghimpun dana. Mereka lalu menyewa sebuah flat di apato-apato yang mudah mereka jangkau. Biasanya dipilih lokasi yang dekat dengan pabrik atau pasar.

- Advertisement -