Tim Barzah DD Antar Jenazah ‘Buruh Cuci Steam’ ke Indramayu

65 views
Jenazah Aydi sampai di rumah duka Indramayu. Foto: Tim Barzah
- Advertisement -

JAKARTA – Kematian datang begitu cepat. Tidak menunggu tua dan sakit.

Demikian Ustad Madroi membuka catatan harian Tim Barzah, Selasa (5/6/2018). Diceritakannya, Aydi seorang lelaki usia 19 tahun, bekerja sebagai buruh cuci steam mobil / motor di SPBU Pabuaran Pondok Udik, Kemang, Bogor.

Sekitar Pukul 23.00 wib usai mencuci motor pelanggannya, ia keluar dari tempat cucian untuk mencari makan. Ia berencana ingin mampir ke warung Nasi goreng yang ada di perepatan PWRI Pondok Udik.

“Naas belum sampai ke tempat tujuan sepeda motor yang digunakannya mendadak oleng ke kiri dan menghantam trotoar sebelah kiri, terjadi pendarahan hebat di bagian kepalanya, masyarakat dan rekan korban yang melihat langsung membawanya ke rumah sakit terdekat,” ungkap Ustad Madroi.

Setibanya di RSIA Sentosa Pondok Udik, lanjutnya, nyawa Aydi tidak tertolong dan ia meninggal di ruang IGD.

Almarhum merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Kini ia meninggalkan kedua orang tua nya dan satu orang adik nya.

Tim Barzah Dompet Dhuafa dipinta untuk membantu menghantar jenazah Aydi ke kampung halaman orang tuanya di Desa Jatisawit Lor, Blok Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

“Di dampingi beberapa rekan dan kerabatnya Tim Barzah Dompet Dhuafa tiba pukul 06.10 wib di rumah duka,” pungkas Ustad Madroi.

- Advertisement -