Kisah Dokter Yusuf, Berobat Bayar Pakai Sampah dan Ngaji

122 views
- Advertisement -

JAKARTA – Baru-baru ini nama Dokter Yusuf Nugraha terdengar nyaring di telinga netizen. Pasalnya dokter asal Cianjur, Jawa Barat itu membuka klinik gratis bagi setiap pasiennya yang ingin berobat. Sebagai gantinya, pasien cukup membayarnya dengan memberikan 10 botol plastik atau mengaji 1 juz Alquran.

“Kita buat program bagaimana kalau kita kumpulkan 10 botol plastik bisa ditukar dengan voucher berobat gratis. Kemudian selain itu kita buat program juga mengaji 1 juz, dengan mengaji 1 juz bisa berobat gratis di Klinik Harapan Sehat,” ujar Yusuf seperti dilansir Liputan6.com (4/7).

Yusuf menyadari bila ingin memberikan sesuatu kepada orang, jangan sampai menjatuhkan harga diri dan martabat orang tersebut. Singkat cerita akhirnya Yusuf menyimpulkan, memberi harus dengan seni. Termasuk soal biaya berobat.

Setelah sepakat dengan sang istri, Dewi Kartikasari. Keduanya mengkolaborasikan antara ongkos berobat dengan persoalan lingkungan hidup. Dewi memiliki concern terhadap dunia sosial dan masalah lingkungan hidup.

“Kita kolaborasikan, antara memberi dengan lingkungan hidup. Nah kebetulan disitu kita berfikir bahwa saat ini masalah di Indonesia itu masalah lingkungan hidup khususnya sampah plastik. Kan kita tau botol plastik untuk hancur itu butuh 450 tahun dan itu sangat merusak sekali untuk lingkungan hidup,” papar dia.

Yusuf mengatakan, pasiennya hanya perlu membayar biaya berobat dengan memberikan 10 botol plastik atau mengaji 1 juz Alquran. Meski begitu, tanpa kedua hal tersebut pasien tidak mampu tetap bisa berobat gratis.

“Hanya saja kita harus memberi mereka dengan seni untuk memberi,” tutur Yusuf.

- Advertisement -