Kurbanesia, Membentang Kebaikan

37 views
KURBANESIA - Rohingya
- Advertisement -

Sudah tiga tahun sejak kurban THK Dompet Dhuafa terdistribusi di desa Buru Tahan, Kecamatan Moyo Utara, Sumbawa, keluarga Uba bisa makan daging kurban. Biasanya ia hanya makan nasi, ubi, jagung atau sayuran yang ia tanam. Berkah dari pekurban yang telah menitipkan amanahnya melalui Dompet Dhuafa, benar-benar menjadi nikmat luar biasa untuk sesama, terutama keluarga Uba.

Uba sendiri sudah 32 tahun tinggal di rumah terpal. Menurut orang Pak Uba merupakan orang yang paling papa di seantero desa. Tapi ia tidak merasa demikian. Ia selalu bersyukur dengan keadaan apa adanya. Meskipun kondisi berbeda, jangankan untuk makan enak, makan seadanya sudah menjadi luar biasa baginya dan keluarga.

Itu sekelumit kisah Uba dan keluarga, salah satu penerima manfaat dari kurban yang disalurkan THK Dompet Dhuafa tahun lalu. Tahun 2017 (1438 H), Dompet Dhuafa menerima amanah menyalurkan 12.500 ekor setara kambing.  Dan tahun ini  Dompet Dhuafa menargetkan 25.000 ekor. Dengan sebaran penyembelihan di 33 provinsi di Indonesia dan sejumlah negara yang sedang dilanda konflik dan bencana.

Urip Budiarto, General Manager Resource and Mobilization Dompet Dhuafa, yakin target tersebut akan tercapai. “Dompet Dhuafa sudah banyak melakukan persiapan untuk melaksanakan program Tebar Hewan Kurban (THK) menyambut Idul Adha tahun 2018,” tekadnya ke Swara Cinta.

Rekannya, Sekretaris THK Dompet Dhuafa, Dian Mulyadi membenarkan target tersebut. Ia berujar, pelaksanaan program THK tahun ini, insya Allah jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

Tahun ini Dompet Dhuafa di samping menyalurkan kurban ke pelosok nusantara, tetap membantu negara-negara atau daerah-daerah yang sedang mengalami krisis kemanusiaan seperti Palestina, Somalia, Rohingya dan Mindanao.

“Jadi negara-negara yang sedang krisis kemanusiaan akan menjadi perhatian program Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa,” kata Dian, Juli 2018 lalu.

- Advertisement -