Abdul Rahman, Ustad Tunadaksa Agen Perubahan Desa Margasari

40 views
Ustad Maman saat membaca do'a dalam acara peluncuran Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), di Desa Margasari, Labuhan Maringgai, Lampung Timur, Juli 2018. Foto: Maifil/KBK
- Advertisement -

ADA yang menarik ketika peluncuran program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Dompet Dhuafa di desa nelayan Margasari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, medio Juli 2018 lalu.

Ketika pembawa acara meminta seorang ustad untuk naik ke panggung dan membacakan doa. Dari kursi tamu berdirilah ustad Abdul Rahman, beliau seorang tuna daksa. Ia tidak memiliki tangan, sehingga ketika berdoa ia menggunakan kakinya untuk memegang microphone.

Bagi masyarakat setempat, Ustad Maman, begitu ia akrab dipanggil, bukan orang asing lagi. Ia adalah guru bagi anak-anak nelayan setempat. Ustad Mamanlah yang mengajarkan mereka mengaji dan shalat. Ia sangat disegani penduduk setempat.

Boleh dibilang ustad Maman adalah tokoh masyarakat dan agen perubahan di Desa Margasari, petuahnya sangat didengar. Karena itu pulalah kepada beliau Divisi Kesehatan Dompet Dhuafa melabuhkan salah satu bantuan seperangkat closed toilet. Agar Ustad Maman dan keluarga dapat memiliki sanitasi yang nyaman.

Ketika ditanyakan kepada Ustad Maman, kemana ia buang hajat selama ini. “Sama dengan warga lainnya, kami buang hajat ke tepi pantai. Saya sering terjatuh karena saya tidak memiliki tangan untuk berpegangan ketika buang hajat di pantai,” kisah Ustad Maman kepada KBK.

Kalau ditanyakan pula kenapa tidak membuat toilet di rumah, Ustad Maman beralasan belum punya uang yang cukup. Saat ini, ia tengah merehab rumahnya yang tadinya dari papan dan tidak permanen, sekarang sudah dibangun memakai bata.

“Kami sedang membangun rumah, dan alhamdulillah Dompet Dhuafa datang membantu membangunkan toilet,” ungkap Ustad Maman gembira.

Memiliki toilet sendiri bagi ustad Maman merupakan impiannya dari sejak kecil, karena kondisi fisiknya, membuat Ia harus berjuang lebih keras untuk beraktivitas termasuk buang hajat ke tepi pantai.

- Advertisement -