Terbakar 75 Persen, Duloh Nginap 6 Bulan di Shelter LKC Dompet Dhuafa Purwokerto

86 views
- Advertisement -

“Dari Bandingan, Karang Jambu, Purbalingga ke Purwokerto, kami harus sewa mobil Rp600 ribu untuk sekali rawat jalan PP, meski pakai BPJS kami tetap tidak kuat membayarnya, bahkan dokter sudah membayangkan kontrol akan direncanakan sampai 5 bulan dan tidak boleh berhenti agar luka bakar dapat disembuhkan sempurna,” ujar Darso, 40 tahun, Ayah Duloh.

Darso dan isterinya Kusriah, mengaku tidak mampu untuk membiayai pengobatan anaknyanya keduanya itu. Sejauh ini ia sudah hutang ke tetangga Rp10 juta untuk membiayai transportasi dan kebutuhan lain selama Duloh di rawat.

“Untung ada orang memberi tahu tentang keberadaan LKC Dompet Dhuafa Purwokerto. Ia pun menjabangi kantor LKC Purwokerto ini.

Ibarat pepatah, pucuk dicinta ulam tiba. Setelah mendapat penjelasan dari Titi Ngudiati, Pimpinan LKC Purwokerto. Ia sujud syukur karena dibolehkan tinggal di kantor LKC Purwokerto, yang tersedia beberapa kamar untuk dijadikan sebagai shelter, atau rumah singgah bagi pasien dhuafa yang berobat jalan dari daerah ke Kota Purwokerto.

“Bahkan kami di sini bukan saja gratis nginap, tapi juga diberi makan 3 kali sehari dan diantar-jemput pakai ambulan LKC ke rumah sakit untuk kontrol,” jelas Darso.

Selain itu, selama menginap di LKC, untuk perawatan luka bakar Duloh, Perawat dan dokter LKC Dompet Dhuafa Purwokerto juga turut membantu perawatannya.

Kini dokter RSUD Prof. DR. Margono Soekarjo, Purwokerto, sudah menyatakan luka bakar Duloh hampir sembuh total, jadi tidak perlu lagi bolak-balik ke rumah sakit. Cukup mengolesi obat luar di rumah.

Duloh dan keluarga pun berterimakasih kepada LKC Dompet Dhuafa, Purwokerto atas segala bantuannya.

“Kami tidak bisa membalas apa-apa, semoga donatur Dompet Dhuafa diberkahi Allah SWT yang telah membantu kelancaran pengobatan anak saya,” kata Darso, seperti ditirukan Asrowi Harostowibowo, Driver Ambulans LKC Purwokerto, yang mengantar keluarga ini ke kampung halamannya. –

- Advertisement -