Korut Tidak Lagi Pamer Rudal

1.980 views
- Advertisement -

Jika jadi terwujud, KTT Pyongyang nanti diharapkan menjadi terobosan besar proses damai di Semenanjung Korea, mengingat agenda pertemuan akan membahas tahapan-tahapan yang jelas dan lebih rinci terkait program denuklirisasi.

Berbeda dengan pertemuan Singapura sebelumnya yang tidak ada pembahasan terinci, KTT Pyongyang nanti diharapkan akan membahas tolak ukur, kriteria dan cara mewujudkan denuklirisasi di kawasan itu.

Menurut catatan, masih ada perbedaan mendasar antara AS bersama Korsel dengan Korut terkait status Perang Korea (1950 – 1953) yang belum berakhir walau tidak ada lagi pertempuran sejak 27 Juli 1953.

Korut menganggap “perang telah berakhir”, sedangkan AS dan sebagian kalangan di Korsel sebaliknya, karena status “perang belum berakhir” bakal melanggengkan keberadaan puluhan ribu anggota pasukan AS di negeri itu.

Kim dalam sambutannya pada parade HUT ke-70 negaranya sama sekali tidak menyinggung persoalan nuklir, kecuali menyebutkan angkatan bersenjata Korut yang terbaik di dunia dan mengajak mereka bekerja membangun ekonomi.

Sampai hari ini, walau selalu dibayang-bayangi ketidakpastian dan perubahan, proses perdamaian di Semenanjung Korea agaknya masih di jalur yang benar. (AFP/AP/Reuters/NS)

- Advertisement -