Vostok 2018, Nostalgia Perang Dingin

26 views
Tank-tank tempur utama (MBT) Rusia beriringan mengikuti Latgab China dan Rusia Vostok 2018 yang digelar di wilayah Rusia 11 sampai 17 Sept.
- Advertisement -

RUSIA dan China menggelar Latihan Perang terbesar pasca runtuhnya era Uni Soviet pada 1991 berkode “Vostok 2018 ” (Timur 2018) sebagai upaya untuk melindungi diri dari situasi internasional yang kerap tidak bersahabat.

Tidak tanggung-tanggung, 300 ribu serdadu, 36.000 kendaraan militer termasuk tank-tank dan howitzer swagerak dan peluncur roket atau rudal, 1.000 pesawat tempur termasuk Sukhoi SU-35 (yang dijuluki Barat Flanker E) dan 80 kapal perang berbagai jenis disertakan dalam latihan.

Vostok 2018 yang juga diikuti 3.200 tentara China dan berlangsung dari Selasa lalu (11/9) hingga 17 September, kata Menhan Uni Soviet Sergei Shoihu, digelar di sembilan wilayah yang dijadikan titik simulasi pertempuran dan di Laut Jepang, Laut Bering dan Laut Okhots.

Menurut catatatan, latihan terbesar terakhir kali digelar di era Uni Soviet pada 1981 dengan kode Zapad 1981 (Barat 1981) melibatkan 150.000 prajurit termasuk dari negara-negara anggota Pakta Warsawa.

Vostok 2018 mensimulasikan latihan untuk mengukur kesiapan tempur pasukan saat digerakkan ke palagan yang jauh, mengecek koordinasi antara satuan infantri di darat dan armada laut, memperbaiki alur komando serta supervisi dalam skenario defensif atau ofensif.

Latihan perang tersebut bersamaan dengan terjadinya ketegangan akibat sanksi yang dikenakan pihak Barat atas Rusia terkait tudingan aneksasi wilayah Krimea oleh Rusia, dugaan campurtangan Rusia dalam Pemilu AS 2016 dan perang dagang antara AS dan China.

Sejumlah pengamat menilai, kesertaan China dalam latgab Vostok 2018 sebagai “PDKT” untuk menghidupkan kembali aliansi lama China dan Rusia yang retak pada dekade 1960-an karena dianggap melunaknya sikap Soviet terhadap AS atau dicap revisionis oleh China.

Saling sanjung dilontarkan oleh Presiden China Xi Jinping dan mitranya Presiden Rusia Vladimir Putin. Presiden Xi yang sedang menghadiri forum ekonomi di Vladivostok, ikut menyaksikan jalannya latgab Vostok 2018 yang juga diikuti oleh 3.500 anggota pasukannya.

- Advertisement -