Ratusan Warga di Lombok Barat Terjangkit Malaria, Pemkab tetapkan Status KLB

13 views
Ilustrasi nyamuk
- Advertisement -

LOMBOK – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk Kecamatan Gunungsari terhadap kasus malaria.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Barat, Rahman Sahnan Putra mengatakan, hingga Kamis (13/9/2018) tercatat malaria sudah menyerang sekitar 128 orang, termasuk ibu hamil, bayi, dan balita yang tersebar di 28 Dusun, 10 Desa, dan 4 Kecamatan di Lombok Barat, meliputi Kecamatan Gunungsari, Batulayar, Lingsar, dan Narmada.

“Kasus Malaria sendiri, pertama kali ditemukan pada akhir Agustus di pos pengungsian Desa Penimbung, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, dan kemudian terus menyebar hingga saat ini,” ujar Rahman di Lombok Barat, NTB, Jumat (14/9/2018), dilansir Republika.

Rahman mengatakan, selain merawat dan mengobati penderita malaria, saat ini upaya pencegahan juga dilakukan dengan pembagian kelambu dan lotion anti nyamuk kepada masyarakat di empat kecamatan terdampak. Namun, kata dia, Pemkab Lombok Barat baru mampu menyediakan sekitar 2.500 unit kelambu dari sekitar 10 ribu unit yang dibutuhkan.

“Sejak ditetapkan KLB, sudah ada bantuan kelambu 5 ribu dari PMI dan 1.500 dari Global Fund, tapi ini masih dalam perjalanan,” ucapnya.

 

- Advertisement -