UNICEF: Konflik Buat Yaman Jadi ‘Neraka’ Buat Anak-anak

7 views
Perang saudara berkepanjangan antarelit lokal dan perebutan hegemoni kawasan menyengsarakan rakyat negeri itu, Jutaan warganya terancam mati keparan.
- Advertisement -

YAMAN – Badan PBB untuk anak-anak (UNICEF) mengatakan konflik di Yaman telah membuat wilayah tersebut menjadi “neraka” bagi anak-anak.

“Konflik telah membuat Yaman menjadi neraka yang hidup bagi anak-anaknya,” kata Meritxell Relano, Perwakilan UNICEF di Yaman, kepada Reuters, Jumat (13/9/2018).

Dia mengatakan lebih dari 11 juta anak, atau sekitar 80 persen dari populasi negara itu di bawah usia 18 tahun, menghadapi ancaman kekurangan makanan, penyakit, pemindahan dan kurangnya akses akut ke layanan sosial dasar.

“Diperkirakan 1,8 juta anak-anak kekurangan gizi di negara ini. Hampir 400.000 dari mereka mengalami kekurangan gizi akut dan mereka berjuang untuk hidup mereka setiap hari. ”

Perang telah melahirkan  krisis kemanusiaan paling mendesak di dunia di negara berpenduduk 28 juta orang, di mana 8,4 juta orang diyakini berada di ambang kelaparan dan 22 juta orang bergantung pada bantuan.

Koalisi telah memberlakukan langkah-langkah ketat pada impor ke Yaman untuk mencegah Huthi dari penyelundupan senjata tetapi pemeriksaan telah memperlambat arus barang-barang komersial dan bantuan penting ke negara itu.

Arab Saudi dan UAE mengatakan mereka menyediakan dana dan pasokan untuk mendukung upaya bantuan di Yaman. Kaum Houthi menyalahkan koalisi untuk mencekik impor ke dalam negeri.

 

- Advertisement -