Puluhan Anak Masih Dilaporkan Hilang dalam Bencana Gempa Sulteng

21 views
Tsunami yang melanda Donggala dan Palu, menginagtkan pada tsunami Aceh 26 Desember 2004.
- Advertisement -

PALU – Sekretariat Bersama (Sekber) Perlindungan Anak Kementerian Sosial di Palu, Sulawesi Tengah, menerima laporan masih ada lebih dari 50 anak yang hilang saat bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

koordinator Sekber Perlindungan Anak Febriadi mengatakan  laporan anak yang hilang atau terpisah dari keluarga diterima baik dari registrasi langsung di sekber, maupun hasil aduan melalui jejaring sosial media (Facebook, whatsapp), juga selebaran.

Satu anak yang berhasil direunifikasi (dipertemukan kembali) dengan keluarganya pada Sabtu (6/10/2018) semula berada di rumah sakit, setelah selamat dari bencana. Sekber yang menerima laporan, lalu mencari dan menemukannya, untuk kemudian dipertemukan dengan keluarganya.

“Sebelum dipertemukan dengan keluarganya, kami menempuh sejumlah prosedur,” katanya, Minggu (7/10/2018), dikutip Antara.

Menurut Febriadi, bila masuk laporan terkait anak hilang, maka sekber akan menyebarkan foto anak dengan menggunakan berbagai saluran informasi.

“Misalnya melalui jaringan relawan yang ada di sini. Atau kami menyebarkan foto di sejumlah tempat termasuk posko-posko bantuan tanpa mencantumkan identitas,” katanya.

Pengaduan anak hilang juga dibuka di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BRSPDI) Nipotowe Palu. Data sampai Minggu (7/10/2018) menunjukkan telah masuk pengaduan di balai ini sebanyak 10 orang anak hilang atau terpisah dari orangtuanya.

- Advertisement -