Sejumput Kisah Relawan dari Palu

91 views
- Advertisement -

Tangis kecilnya pun kembali pecah, saat lagu Ida Lela yang diputar, sepiring berdua. Ia kembali teringat isterinya, handuk merah pun kembali mengusap butiran air mata yang berjatuhan.

Saya yang awalnya mencoba menampakan wajah ceria dengan menikmati lagu-lagu dangdut favorit, kali ini tak kuasa menahan suasana. Sulit rasanya membendung air mata yang harus mengalir di pipi.

Kesedihan yang dirasakan kawan satu kursi yang sedang diuji ini bisa turut saya rasakan. Sedih karena terpisah dari keluarga dan tak tahu dimana rimbanya. Kini giliran bagian lengan kemeja panjang saya mengusap cairan di pipi.

Semoga Pak Rahman segera menemukan keluarganya, bisa berkumpul kembali bersama anak dan isterinya sambil mengenang masa-masa indah makan sepiring berdua. Mohon doa dari kawan semua.

Asep Beny, bis damri, 8 oktober 2018

- Advertisement -