Lagi-lagi Gempa, BMKG Sampaikan Maaf pada Masyarakat Indonesia

5.349 views
Kerusakan akibat gempa di Palu/ Anadolu
- Advertisement -

JAKARTA – Serangkaian gempa akhir-akhir ini mengguncang beberapa wilayah Indonesia, diantaranya Lombok, Sulawesi Tengah dan kini Jawa Timur juga Bali.

Belum kering duka saudaradi Lombok, juga Sulawesi Tengah, Kamis (11/10/2018) juga terjadi gempa yang membawa duka bagi keluarga tiga korban tewas dan korban luka, juga pemilik rumah yang ambruk.

Atas semua itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati meminta maaf kepada seluruh masyarakat karena masih belum bisa mendeteksi kapan akan terjadinya gempabumi.

Dwikorita Karnawati mengatakan, khusus untuk kejadian gempabumi sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memberikan informasi kapan akan terjadinya gempa.

Tetapi jika akan terjadi tsunami, BMKG bisa memberikan peringatan dini.

“Yang bisa dilakukan oleh BMKG terkait adanya gempa adalah memberikan informasi dan kewaspadaan kepada seluruh masyarakat bahwa di daerah Indonesia ini merupakan zona-zona yang rentan dengan gempa bumi sehingga diperlukan langkah-langkah mitigasi baik untuk kondisi bangunan, tata ruang, dan kondisi kita dalam hal selamatkan diri,” paparnya, dikutip Elshinta.

Sejauh ini,  meskipun BMKG telah bekerjasama dengan Jepang, baik Jepang maupun BMKG masih belum bisa untuk mendeteksi kapan akan terjadinya gempa.

“BMKG paling lama lima menit setelah kejadian gempa baru bisa memberikan peringatan dini apakah akan terjadi tsunami atau tidak,” jelasnya. “Jadi peringatan dininya tsunami,” tandas Dwikorita.

Dia menegaskan,  jika berada di pantai dan guncangan sangat kuat, Dwikorita mengatakan, gempa tersebut bisa dikatakan sebagai peringatan dini bahwa akan terjadi tsunami, sehingga siapapun  diminta untuk segera menghindar menjauh dari pantai.

- Advertisement -