Kecam Kunjungan Netanyahu ke Oman, Iran Sebut Israel Ciptakan Perpecahan Negara Muslim

1.841 views
- Advertisement -

TEHERAN – Iran mengecam kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Oman, dan mengatakan bahwa Israel berusaha menabur perpecahan di antara negara-negara Islam.

“Tidak diragukan lagi bahwa rezim Zionis [Israel] setelah membuat perpecahan di antara negara-negara Muslim dan menutupi 70 tahun perampasan dan pembantaian orang-orang Palestina yang tertindas,” kata Bahram Qasemi, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran.

Netanyahu melakukan kunjungan mendadak ke Oman pada hari Jumat atas undangan dari penguasa negara Teluk, Sultan Qaboos.

Juru bicara Iran mengatakan Presiden AS Donald Trump telah menumpuk tekanan pada negara-negara Islam untuk menormalkan hubungan dengan Israel.

“Sejarah dan pengalaman yang menyerah pada tuntutan tidak sah dari AS dan rezim Zionis akan semakin menguatkan mereka untuk menekan dan mendorong agenda mereka di kawasan itu dan menginjak-injak hak-hak kaum Muslim dan bangsa Palestina,” kata Qasemi, dikutip Anadolu.

Kunjungan Netanyahu ke Oman adalah yang kedua oleh perdana menteri Israel, yang pertama dilakukan pada 1994 oleh Perdana Menteri Israel, Yitzhak Rabin.

Pada tahun 1995, Perdana Menteri Shimon Peres menjadi tuan rumah Menteri Luar Negeri Oman Yousef bin Alawi di Yerusalem.

Meskipun Israel dan Oman tidak memiliki hubungan diplomatik, kedua negara sepakat pada tahun 1996 untuk membuka kantor perwakilan komersial.
Muscat, bagaimanapun, menghentikan hubungan lagi setelah pecahnya Intifada Palestina kedua pada tahun 2000.

- Advertisement -